Kecelakaan Lalulintas

HISTERIS, Dewi Tertindih Banyak Penumpang Tumpah Saat Bus Ngebut Lalu Terguling

HISTERIS, Dewi Tertindih Banyak Penumpang Tumpah Saat Bus Ngebut Lalu Terguling setelah menabrak median jalan, Rabu (20/9/2017).

HISTERIS, Dewi Tertindih Banyak Penumpang Tumpah Saat Bus Ngebut Lalu Terguling
tribunjateng/dini
Banyak Penumpang Tumpah Saat Bus Ngebut Lalu Terguling setelah menabrak median jalan, Rabu (20/9/2017). Lokasi kejadian di pertigaan Ketapang Kendal. Bus bawa 25 penumpang. Meninggal dunia satu orang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bus antar kota Semarang-Kendal yang mengangkut 25 penumpang terguling setelah menabrak median jalan, Rabu (20/9/2017).

Penumpang yang selamat Dewi Septya Andini (22) menceritakan, dia memang sudah terbiasa naik bus Curug yang sering ngebut. Dia memang suka naik bus itu agar tidak terlambat masul kerja.

Dewi mengaku saat naik bus dia masih keadaan mengantuk.

Banyak Penumpang Tumpah Saat Bus Ngebut Lalu Terguling setelah menabrak median jalan, Rabu (20/9/2017). Lokasi kejadian di pertigaan Ketapang Kendal. Bus bawa 25 penumpang. Meninggal dunia satu orang.
Banyak Penumpang Tumpah Saat Bus Ngebut Lalu Terguling setelah menabrak median jalan, Rabu (20/9/2017). Lokasi kejadian di pertigaan Ketapang Kendal. Bus bawa 25 penumpang. Meninggal dunia satu orang. (tribunjateng/dini)

Sampai di lokasi kejadian, penumpang sebelannya memegang tangannya sambil teriak.

"Saya kaget saat bus terguling otomatis saya pegangan kursi. Semua penumpang teriak dan panik apalagi ada asap mengepul di dalam. Mereka berebut menyelamatkan diri. Ada yang lari dan merangkak lewat jendela depan yang kacanya pecah," cerita Dewi yang masih gemetaran.

Dewi menambahkan satu penumpang yang meninggal adalah penumpang yang duduk di sebelah kiri belakang.

Bus Curug jurusan Semarang-Sukorejo terguling di Jalan Raya Pantura Ketapang, Kendal, Rabu pagi (20/9/2017). Satu korban meninggal dunia dan satu luka-luka
Bus Curug jurusan Semarang-Sukorejo terguling di Jalan Raya Pantura Ketapang, Kendal, Rabu pagi (20/9/2017). Satu korban meninggal dunia dan satu luka-luka (TRIBUNJATENG/DINI)

"Saya dengar dia loncat namun tergencet bus yang terguling dan menyeret tubuhnua sampai beberapa meter. Mungkin kepalanya remuk. Saya nggak berani lihat cuman debgar saja," ujarnya.

Sopir bus Yoyok Nugroho mengaku membawa bus dengan kecepatan tinggi.

Saat tiba di lokasi, dia ingin menyalip kendaraan di depan ke kanan.

Namun menabrak trotoar hingga as roda depan patah.

"Saya gak sadar, as patah," ujarnya singkat sambil naik mobil Sat Lantas Polres Kendal. (*)

Penulis: dini
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved