Akhirnya Ngatiman Dapat Gas Melon, Begini Penjelasan Dinas Perdagangan Demak
"Baru saja dapat tabung gas setelah satu bulan ini susah mendapatkannya," jelas pria yang bekerja sebagai buruh tani tersebut.
Penulis: rival al manaf | Editor: bakti buwono budiasto
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Wajah Ngatiman tampak sumringah sembari menenteng gas LPG 3Kg yang baru saja dia beli dari sebuah toko kelontong di Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah, Demak.
"Baru saja dapat tabung gas setelah satu bulan ini susah mendapatkannya," jelas pria yang bekerja sebagai buruh tani tersebut.
Ia menjelaskan sebelumnya pengeluaran hariannya meningkat.
Hal itu lantaran istrinya tidak bisa memasak lauk dan sayur, hanya bisa memasak nasi menggunakan rice cooker.
Baca: Ingin Berburu Makanan di Akhir Pekan?Datang Saja ke Festival Kuliner Salatiga
Kondisi tersebut berlangsung selama kurang lebih satu bulan.
"Setiap hari beli lauknya kalau sore bakso, jadi pengeluarannya membengkak, biasa sehari habis Rp 20 ribu kemarin bisa Rp 40 ribu," tambahnya.
Tak pelak gas yang kembali mudah didapat membuatnya lega.
Baca: Wah, di Perairan Batang Bakal Dibangun Rumah Ikan
Kelangkaan berangsur tertangani setelah Kabupaten Demak mendapatkan tambahan 7840 tabung yang mulai didistribusikan Jumat (22/9/2017).
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Demak, Siti Zurin menambahkan akan melihat keterserapan tambahan kuota tersebut terlebih dahulu selama beberapa pekan.
Baca: UPGRIS Perpanjang Kerjasama dengan Pemkab Kendal, Rektor : di Sini Banyak yang Bisa Diteliti
"Kalau memang masih kurang nanti kami ajukan permohonan penambahan kuota lagi," jelas Zuarin.
Ia menduga, kelangkaan terjadi karena beberapa hal.
"Kemarin kan habis Iduladha, setelah itu banyak juga warga yang menggelar hajatan, sehingga memang saya kira sedang banyak kebutuhan, selain itu nelayan yang juga menggunakan LPG 3 Kg juga saya kira menjadi penyebab kelangkaan," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kelangkaan-elpiji-melon-di-kudus_20170914_155845.jpg)