Kisah Keluarga Pemulung di Banjarnegara Hari-hari Cucunya juga Tidur dengan Sampah

Kondisi rumah pasangan renta Riyanto dan Rasinem di RT 3 RW 6 Kelurahan Semarang, Banjarnegara kini sudah lebih baik. Pasangan itu tinggal bersama cuc

Kisah Keluarga Pemulung di Banjarnegara Hari-hari Cucunya juga Tidur dengan Sampah
tribunjateng/khoirul muzaki
Kondisi rumah pasangan renta Riyanto dan Rasinem di RT 3 RW 6 Kelurahan Semarang, Banjarnegara kini sudah lebih baik. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Kondisi rumah pasangan renta Riyanto dan Rasinem di RT 3 RW 6 Kelurahan Semarang, Banjarnegara kini sudah lebih baik. Pasangan itu tinggal bersama cucu mereka, Ahmad Surono (7).

Tidak ada lagi sampah yang tertumpuk di dalam rumah keluarga yang berprofesi sebagai pemulung itu.

Meski bekas sampah yang mengerak pada dinding permanen masih ada dan sulit dihilangkan. Sisa bau rongsok juga belum sepenuhnya netral.

"Sudah dibersihkan semua dan disemprot. Kami terima kasih sudah dibantu membersihkan sampah," katanya Jumat (22/9)

Kondisi rumah pasangan renta Riyanto dan Rasinem di RT 3 RW 6 Kelurahan Semarang, Banjarnegara kini sudah lebih baik.
Kondisi rumah pasangan renta Riyanto dan Rasinem di RT 3 RW 6 Kelurahan Semarang, Banjarnegara kini sudah lebih baik. (tribunjateng/khoirul muzaki)

Keluarga itu sebelumnya sempat mengundang perhatian publik lantaran kondisi rumah mereka yang memprihatinkan.

Hampir setiap ruang, mulai ruang tamu hingga kamar tidur dipenuhi tumpukan sampah beragam rupa.

Keluarga itu pun térpaksa tidur di antara tumpukan sampah yang mereka kumpulkan selama berbulan-bulan.

Yang membuat publik miris adalah keberadaan seorang bocah, Surono (7) di tengah keluarga tersebut yang setiap hari ikut bergumul dengan sampah.

Riyanto mengaku terpaksa menaruh sampah yang ia kumpulkan setiap hari di dalam rumah lantaran gudang sampah miliknya tidak layak. Selain itu, kunci gudang juga telah hilang entah kemana.

Ia mengaku mulai menyimpan sampah di rumah sejak musim penghujan lalu. Jika tidak diteduhkan, rongsok terutama berbahan kertas akan rusak terkena air hujan.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved