Breaking News:

Taruna Akpol Terbunuh

SUASANA Sidang Taruna Akpol Mengharukan, Saksi dan Terdakwa Berpelukan

Suasana haru menyelimuti ruang persidangan Prof R Soebekti Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (26/9).

Editor: iswidodo
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Suasana mengharukan menyelimuti ruang persidangan Prof R Soebekti Pengadilan Negeri Semarang, Selasa (26/9). Para terdakwa bersalaman dan minta maaf kepada sejumlah saksi. 

"Saya dipukul oleh Chikita Alviano Eka Wardoyom dan Gibrail Charthens Manorek kena ulu hati. Pembinaan sifatnya melatih otot perut agar kami siap menghadapi tugas di masyarakat," imbuhnya.

Menurutnya apa yang diutarakan oleh saksi telah sesuai dengan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP). Dia bersama saksi lainnya telah memaafkan apa yang telah dilakukan oleh seniornya.

Sementara itu, sidang pada dua berkas terpisah dengan terdakwa masing-masing Christian Atmadibrata Sermumes, Martinus Bentanone, Gibrail Chartens Manorek dan Gilbert Jordu Nahumury serta Rinox Lewi Watimena juga menghadirkan sejumlah saksi taruna tingkat II yang juga juga dimintai keterangan sebagai korban.

Empat terdakwa itu ialah, Christian Atmabrita Sermumes, Gibrail Charthens Manorek, Martinus Bentanone dan Gilbert Jordi Nahumury..

Pada sidang tersebut menghadirkan lima orang saksi dari 21 total saksi orang kasus tersebut. Kesemua saksi merupakan junior para terdakwa di Akpol.

Proses sidang berlangsung sangat lama. Saksi pertama yang dihadirkan yaitu Reno Ananda Putra. Dalam sidang itu, ia memberikan kesaksian mencapai dua setengah jam.

Dari keterangannya sidang itu, Reno menceritakan pada hari kejadian itu (18/5/2017) ia dan 20 kawan yang saat itu menjadi taruna tingkat II dan tergabung dalam Himpunan Indonesia Timur (HIT) diminta berkumpul di Gudang Flat A pada pukul 00.00 oleh terdakwa lain, yaitu Rinox Letti wattimena.

" Saya tidak tahu tujuan dikumpulkan di gudang itu," kata Reno dalam persidangan, Selasa (26/9)

Ia menjelaskan waktu itu, Muhammad Adam diminta untuk menjadi Stick Master pada korps drumband seniornya. Saksi menuturkan pada waktu itu Adam menolak permintaan seniornya itu karena Adam belum mempunyai kemampuan yang cukup menjadi stik master.

Saksi menyebutkan Adam mendapatkan pukulan dibagian ulu hati dan dada dari keempat terdakwa tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved