Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Korban Tewas Penembakan di Kota Tegal Ternyata Juragan Kapal, Pelakunya . . .

Korban Tewas Penembakan di Kota Tegal Ternyata Juragan Kapal. Kapolres melayat di rumah korban. Pelakunya adalah

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
LOKASI PENEMBAKAN -Seorang pria ditembak di areal parkir Hotel Karlita Kota Tegal pada Kamis (28/9/2017) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Keluarga korban penembakan di halaman hotel di Kota Tegal tak henti-hentinya menangisi jenazah Ragiman alias Warin (38) saat disemayamkan di Pemakaman Umum Cinde Panjang, Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Kamis (28/9/2017) siang.

Keluarga dan rekan mengantar jenazah korban ke liang lahat.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Semmy Ronny Thabaa, pun hadir dalam proses pemakaman itu.

Korban merupakan warga Jalan Blanak, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

Lurah Tegalsari, MB Budi Santoso, menyatakan korban mempunyai tiga anak yang masih kecil-kecil.

"Mempunyai tiga anak. Semuanya perempuan. Paling besar SMP kelas dua," kata Budi.

Kesehariaannya, korban merupakan nelayan. Ia memiliki beberapa kapal ikan di Pelabuhan Perikanan Tegalsari yang tak jauh dari rumahnya.

"Almarhum merupakan anggota Paguyuban Nelayan Tegal Kota Tegal (PNKT). Dia mempunyai beberapa kapal," kata Ketua PNKT, Susanto yang tengah berada di rumah duka.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria meninggal setelah tertembak di areal parkir Hotel Karlita Kota Tegal pada Kamis (28/9/2017) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Pihak keluarga mengetahui kejadian tersebut pada pukul 04.00 WIB.

"Ada orang yang ke sini (rumah), katanya Ragiman terluka dan dibawa ke rumah sakit," kata ayah korban, Rasikin.

Mengetahui itu, pihak keluarga langsung menuju rumah sakit.

"Saya tahu sudah meninggal saat di rumah sakit. Katanya ketembak di bagian ulu hati," terangnya.

Rasikin mengatakan anaknya tidak punya masalah pelik dengan orang lain.

Dalam insiden penembakan itu, satu orang tewas dan satu terluka. Korban luka sedang dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga.

Namun, saat hendak dimintai keterangan, petugas keamanan rumah sakit tidak memperbolehkan awak media masuk. "Harus ada izin dulu. Pihak keluarga tidak berkenan," kata petugas itu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved