Mbah Maksum Mantan Kades yang Tertabrak Kereta Dikenal Low Profile
Ketua Paguyuban Kades Kecamatan Sayung, Zamroni memastikan salah satu korban KA Argo Anggrek jurusan Pasar Turi-Gambir adalah mantan Kepala Desa Surod
Penulis: rival al manaf | Editor: iswidodo
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Ketua Paguyuban Kades Kecamatan Sayung, Zamroni memastikan salah satu korban KA Argo Anggrek jurusan Pasar Turi-Gambir adalah mantan Kepala Desa Surodadi, Kecamatan Sayung.
"Mbah Maksum itu sahabat kami, sejak jadi PJ kades juga bareng dengan saya jadi PJ Sriwulan," terang Zamroni, Minggu (1/10/2017).
Baca: BREAKING NEWS, Dua Pemotor Meninggal Tertabrak KA Argo Anggrek di Pedurungan
Ia menjelaskan Mbah Maksum, sapaan mantan kades Surodadi tersebut adalah sosok yang low profile.
"Ia sederhana, sering turun ke masyarakat, saat di masyarakat ia juga tidak menempatkan dirinya lebih tinggi dari yang lain," imbuh Kades Sriwulan tersebut.
Ia bersama paguyuban kades sudah mengucapkan dukacita kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Infonya akan dimakamkam sore ini," imbuhnya.
Baca: Umar Sudah Teriak-teriak Sepur Lewat. . . Tapi Pemotor Itu Nekat
Diberitakan sebelumnya, dua pemotor meninggal dunia setelah tertabrak KA Argo Anggrek di
kawasan Pedurungan, Minggu (1/10/2017) siang. Korban teridentifikasi sebagai HM Maksum mantan kepala desa, warga Surodadi RT 3 RW 2, Sayung, Demak. Sedangkan satu lagi bernama Ashadi yang masih kerabat Maksum. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mbah-maksum-mantan-kades-yang-tertabrak-kereta-dikenal-low-profile_20171001_155418.jpg)