Uniknya Kampoeng Kelinci dan Perpustakaan Gratis Milik Pasutri Ini

Adalah pasutri Munawar (45) dan Eni Woro (42) pemilik Kampoeng Kelinci yang juga perpustakaan gratis di kampungnya di Desa Pesantren RT 05/RW 02 Pager

Uniknya Kampoeng Kelinci dan Perpustakaan Gratis Milik Pasutri Ini
tribunjateng/magang/UKSW
Kampoeng Kelinci dilengkapi perpustakaan gratis di Desa Pesantren, Pagersari, Patean, Kabupaten Kendal milik Munawar (45) dan Eni Woro (42) 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Berawal dari hobi memelihara kelinci, kini menjadi bisnis dan menghidupkan sektor wisata yang ada di daerahnya. Adalah pasutri Munawar (45) dan Eni Woro (42) pemilik Kampoeng Kelinci yang juga perpustakaan gratis di kampungnya di Desa Pesantren RT 05/RW 02 Pagersari, Patean Kendal.

"Awalnya karena saya suka dengan hewan. Lalu tertarik untuk memelihara kelinci. Kelinci itu lucu dan ada nilai ekonomisnya," kata Eni Woro kepada tribunjateng.com, Sabtu, 30 September 2017.

Memanfaatkan lahan kosong di depan rumahnya, Eni dan Munawar mengubahnya menjadi kandang kelinci dan sanggar untuk kegiatan desa.

Kampoeng Kelinci dilengkapi perpustakaan gratis di Desa Pesantren, Pagersari, Patean, Kabupaten Kendal milik Munawar (45) dan Eni Woro (42)
Kampoeng Kelinci dilengkapi perpustakaan gratis di Desa Pesantren, Pagersari, Patean, Kabupaten Kendal milik Munawar (45) dan Eni Woro (42) (tribunjateng/magang UKSW)

Selain beternak kelinci, pasutri ini juga buka perpustakaan gratis dan penyuluhan kepada warga desa di sekitarnya.

“Saya dan suami mulai beternak kelinci sejak 2010. Baru pada tahun 2013, saya memutuskan membuka perpustakaan gratis karena prihatin dengan minimnya minat baca anak kecil jaman sekarang.
Maret 2015 kita gabungkan perpustakaan itu menjadi satu dengan kandang kelinci. Saya berpikir hal itu akan menyenangkan," kata Eni.

Buka sejak Mei 2015, konsep inipun berhasil menyita perhatian banyak orang. Terbukti dari banyaknya anak-anak dan warga dari daerah lain mengunjungi Kampoeng Kelinci setiap harinya.

“Anak-anak suka sekali jika saya ajak studi banding ke sini. Karena lingkungannya nyaman dan dapat berinteraksi langsung dengan kelinci yang ada," ujar Aji (40) seorang guru SMPN 02 Patean yang mengajak peserta didik mengunjungi Kampoeng Kelinci.

Kampoeng Kelinci dilengkapi perpustakaan gratis di Desa Pesantren, Pagersari, Patean, Kabupaten Kendal milik Munawar (45) dan Eni Woro (42)
Kampoeng Kelinci dilengkapi perpustakaan gratis di Desa Pesantren, Pagersari, Patean, Kabupaten Kendal milik Munawar (45) dan Eni Woro (42) (tribunjateng/magang UKSW)

Di Kampoeng Kelinci terdapat berbagai kelinci hias yang dapat diajak berinteraksi dengan pengunjung seperti jenis Rex dengan bulunya yang tipis dan halus, Anggora dengan bulunya yang panjang, New Zealand dengan bulunya yang putih bersih, Fuzzy Lop yang menggemaskan, hingga jenis kelinci pedaging Giant Flampun ada di sini.

Ada sekitar 50 ekor kelinci dari berbagai jenis, dirawat di kandang-kandang yang menempati lahan ukuran sekitar 20 meter x 50 meter. Meski banyak kelinci namun di Kampoeng Kelinci ini tidak bau pesing. Rata-rata sehari kandang itu dua kali dibersihkan. Sedangkan kotoran dibuatkan penampungan dan langsung difermentasi sehingga tidak bau dan bermanfaat.

Kampoeng Kelinci dilengkapi perpustakaan gratis di Desa Pesantren, Pagersari, Patean, Kabupaten Kendal milik Munawar (45) dan Eni Woro (42)
Kampoeng Kelinci dilengkapi perpustakaan gratis di Desa Pesantren, Pagersari, Patean, Kabupaten Kendal milik Munawar (45) dan Eni Woro (42) (tribunjateng/magang UKSW)

Jika tertarik mengunjungi Kampoeng Kelinci langsung saja datang ke Desa Pesantren RT 05/RW 02 Pagersari, Patean, Kendal. Semua gratis.

Tetapi jika ingin beli kelinci yang ada, satu ekor induk kelinci berjenis Rex, Anggora, New Zealand, dan Fuzzy Lop berkisar dari Rp. 200.000 – Rp. 350.000 dan anakkan berusia 2 bulan dijual dengan harga Rp. 20.000. Untuk satu ekor induk kelinci berjenis Giant Flam dijual dengan harga Rp. 500.000 – Rp. 750.000 tergantung dari ukurannya. (tribunjateng/magang UKSW/Anno dan Rudi)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved