Proyek Overpass Manahan
AWAS Ada Penyempitan Jalan di Bundaran Manahan Persiapan Pembangunan Overpass
AWAS Ada Penyempitan Jalan di Bundaran Manahan Persiapan Pembangunan Overpass yang akan mulai dikerjakan November
Penulis: akbar hari mukti | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Simulasi penutupan perlintasan sebidang Kereta Api Jalan Dr. Moewardi, Solo, dimulai, Rabu (4/10/2017) pagi.
Simulasi selama 24 jam yang berdampak pada penyempitan jalan di Simpang Tiga Bundaran Obor Manahan Solo itu terpantau lancar.
Arus tampak ramai lancar, meski terjadi penyempitan jalan.
Meski begitu, sebagian masyarakat Solo, tampak masih asing dengan adanya simulasi tersebut.
Sebagian lagi, tampak sudah mengetahui perihal penutupan itu.
Satu pengguna jalan raya, bernama Larasati (24).
Wanita yang sedang mengantar adiknya ke sekolah ini menuturkan, dirinya baru tahu tentang adanya simulasi penutupan perlintasan sebidang kereta api tersebut.
"Tadi malam baru baca berita online tentang akan adanya simulasi. Mungkin baru pertama kali diadakan ini, jadi masyarakat masih sedikit yang tahu," jelasnya.
Ia pun mengakui, dengan adanya penutupan perlintasan sebidang kereta api, dan adanya penyempitan jalan di Simpang Tiga Bundaran Obor Manahan, membuat waktu mengantar adiknya menjadi lebih lama.
"Adik saya sekolah di SD PL St. Valentinus, biasanya saya bisa dari rumah ke sekolah selama 15 menit. Dengan adanya simulasi, jadi 30 menit, dan harus memutar karena perlintasan sebidang kereta api ditutup," katanya.
Larasati pun berharap, masyarakat akan semakin terbiasa dengan hal tersebut.
Menurutnya, hal yang sama akan terjadi setiap hari, saat proyek Overpass Manahan dimulai, November mendatang.
"Menurut saya, setidaknya Dishub Solo sudah baik dalam bikin simulasi ini. Tujuannya, agar masyarakat tidak kaget saat overpass dibuat bulan depan," jelasnya.
Hari Prihatno, Kepala Dishub Solo menjelaskan, terkait adanya simulasi penutupan tersebut, pihaknya telah menyiagakan sejumlah petugas terlatih dari Dishub di sejumlah titik, yang bertugas untuk memberikan informasi terkait simulasi tersebut kepada pengguna jalan di Solo.
"Jumlahnya 60 personil. Ditempatkan di sekitar Simpang Tiga Obor Manahan dan sekitar Jalan Dr. Moewardi," katanya.
Ia pun menilai, hari ini masyarakat tak perlu melewati jalur Simpang Tiga Obor Manahan, dan mencari alternatif jalan lain.
"Artinya apa? Bahwa selama 24 jam, kawasan tersebut ditutup penuh, sementara ada penyempitan di Simpang Tiga Bundaran Obor Manahan, hingga menyisakan 3 meter saja," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/awas-ada-penyempitan-jalan-di-bundaran-manahan-persiapan-pembangunan-overpass_20171004_093655.jpg)