DUUARRR, Sulistyawan Tiba-tiba Terkapar di Lapangan Bola
Seorang pemuda bernama Sulistyawan (23) tewas mengenaskan di lapangan bola sesaat setelah terdengar suara petir menggelegar
Penulis: Admin | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Seorang pemuda bernama Sulistyawan (23) tewas mengenaskan di lapangan bola. Saat itu dia sedang main bola bersama rekan-rekannya tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar.
Sulistyawan pun terkapar di lapangan di Dukuh Nglempung, Desa Kebonrejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Selasa sore (3/10/2017).
"Korban tidak mengalami luka bakar ataupun luka yang biasa dialami korban tersambar petir. Saat ditolong rekannya, korban meninggal dalam perjalanan ke Klinik Desa setempat," kata AKP Budiyono Kapolsek Banjarejo Polres Blora, Rabu (04/10/17) sebagaimana rilis kepada tribunjateng.com.
Kapolsek Banjarejo menerangkan, peristiwa ini bermula saat ada sekitar 20 orang sedang asik bermain sepak bola. Waktu itu hujan turun di lapangan Desa Kebonrejo. Kemudian setelah itu teman-teman korban berlarian untuk pulang.
Anehnya, Sulistyawan masih ada di lapangan dalam posisi tengkurap. Rekan-rekannya kembali lagi untuk menghampiri dan mengecek keadaan korban.
"Saat itu korban dicek temannya, ternyata sudah dalam keadaan lemas dan tidak bergerak. Selanjutnya dibawa ke rumah," kata AKP Budiyono.
Sampai di rumah, selanjutnya korban dibawa ke klinik Azzahra, setelah sampai di klinik Azzahra korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Tidak ada tanda-tanda luka bekas sambaran petir maupun luka bekas penganiayaan.
"Menurut analisa petugas medis bahwa korban meninggal karena terkejut suara petir dan karena kecapekan, dimungkinkan ada serangan jantung mendadak," pungkasnya. (tribunjateng/humas polres blora).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sulistyawan-pun-terkapar-di-lapangan-bola-sesaat-setelah-suara-petir_20171004_121648.jpg)