Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilgub Jateng

Jelang Pilgub Jateng, Rustriningsih Didatangi Banyak Politisi, Bakal Nyalon?

"namun memang sudah banyak politisi yang datang secara personal ke saya menanyakan saya maju Pilgub 2018 atau tidak," ujar Rustriningsih

Penulis: raka f pujangga | Editor: bakti buwono budiasto
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Wakil Gubernur Jawa Tengah 2008-2013, Rustriningsih (kiri), bersama moderator Nur Hidayat Sardini, saat menjadi pembicara Perkumpulan Akuntan Muda (PAM) Jawa Tengah, di Hotel Grasia, Semarang, Rabu (4/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah politisi partai sudah mulai merapat dan memastikan keikutsertaan Mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2008-2013, Rustriningsih dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018.

Namun, Rustriningsih mengaku belum ada ‎partai politik yang datang secara resmi untuk meminangnya.

"‎Belum ada partai politik yang datang, namun memang sudah banyak politisi yang datang secara personal ke saya menanyakan saya maju Pilgub 2018 atau tidak," ujar dia, Rabu (4/4/2017).

Dia mengatakan, untuk proses tersebut biarkan berjalan karena mengingat masih ada waktu hingga akhir tahun 2017.

Baca: Hino Hadirkan New Dutro yang Lebih Irit Bahan Bakar Produk Sebelumnya

"Ya saya pasrahkan saja dengan yang di atas. Karena sekarang ini saya juga tidak memiliki partai apapun," kata dia.

Namun, pihaknya memastikan tak akan maju secara independen ketika tidak ada partai yang mendukung.

Baca: Sudah Kembalikan Mobil Dinas, Anggota DPRD Kendal Belum Terima Tunjangan Transportasi

"Mendaftar Perorangan, dari sisi formulir tidak menguntungkan calon. Karena domisili orang yang menyerahkan KTP untuk dukungannya akan dicek, ‎dan belum tentu yang diverifikasi berada di lokasi tersebut," ujarnya.

‎Sehingga, tambah dia, kesulitan calon memenuhi persyaratan bukan hanya mengumpulkan 4 juta KTP dukungan.

Baca: Duh, Jumlah Kepesertaan JKN di Jateng Tertinggal dari Daerah Lain

Melainkan saat proses verifikasi, masyarakat yang memberikan dukungannya belum tentu berada di rumah.

"‎Mengumpulkan KTP-nya gampang, tetapi form-nya tidak menguntungkan calonnya," jelas dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved