Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Khafid Sirotudin: NU dan Muhammadiyah Mampu Usung Calon Gubernur Independen di Pilkada Jateng

‎Jumlah anggota dia taksir ketika digabungkan mencapai 7.000 orang sehingga mampu mengusung calon gubernur independen.

Penulis: raka f pujangga | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Mantan Wagub Jateng Rustriningsih (kiri) menjadi pembicara dalam acara Paguyuban Akuntan Muda (PAM) Jawa Tengah di Hotel Grasia, Semarang, Rabu (4/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Meski bukan partai politik, "Numu" yang disematkan sebagai istilah bagi gabungan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah diyakini mampu mengusung calon gubernur dari kalangan independen dalam Pilkada Jateng.

Gagasan tersebut dilontarkan Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah, Khafid Sirotudin, di sela-sela pembentukan Paguyuban Akuntan Muda (PAM) Jawa Tengah di Hotel Grasia, Semarang, Rabu (4/10/2017).

"Kami bicara ini soal how (bagaimana), calon gubernur independen bisa diusung Numu, gabungan dari ‎Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Tapi kami belum bicara who (siapa yang diusung)," ujar Khafid.

‎Dia menyatakan tengah menjajaki PWNU Jawa Tengah untuk membuat acara bersama PWM Jateng.

‎Jumlah anggota dia taksir ketika digabungkan mencapai 7.000 orang sehingga mampu mengusung calon gubernur independen.

"‎Anggota sudah punya kartu tanda anggota. Domisilinya jelas dan tidak mungkin salah," terangnya.

‎Kapan realisasi kesepakatan mengusung calon independen itu?

"Kami akan segera merealisasikannya karena sebenarnya ini hanya membutuhkan kesepaktan antar PW saja," jelas dia.‎

Pembentukan PAM ini juga mengundang mantan Wagub Jateng, Rustriningsih, sebagai pembicara bersama mantan Ketua Badan Pengawas Pemilu, Nur Hidayat Sardini. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved