Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kekasih Penembakan di Las Vegas Akhirnya Bicara, Begini Pengakuannya

Marilou Danley, perempuan yang disebut sebagai kekasih pria bersenjata Stephen Paddock sudah kembali ke Amerika Serikat

Editor: bakti buwono budiasto
getty images
Sejumlah orang cari perlindungan setelah ada serentetan tembakan di acara konser terbuka di Las Vegas, AS, Minggu (01/10) malam itu hebohkan dunia. Penembakan brutal itu tewaskan 59 orang dan melukai 515 orang. 

TRIBUNJATENG.COM, LAS VEGAS - Marilou Danley, perempuan yang disebut sebagai kekasih pria bersenjata Stephen Paddock sudah kembali ke Amerika Serikat.

Sebelumnya, dia menempuh perjalanan udara dari Manila, Filipina.

Saat tiba di Los Angeles, Marilou Danley pun langsung berurusan dengan otoritas penegak hukum.

Danley disambut oleh agen federal setelah mendarat di Bandara Internasional Los Angeles pada Selasa malam.

"Tidak pernah terpikir oleh saya dengan cara apa pun bahwa dia merencanakan pembantaian ini," kata dia seperti dikutip laman Fox News.

Baca: Wow, Sekarang Instagram Stories Dilengkapi Fitur Polling

"Saya mengenal Stephen Paddock sebagai orang yang baik hati, perhatian, dan pendiam," kata Marilou Danley dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan tertulis Danley dibacakan oleh pengacaranya di luar markas besar Biro Penyelidikan Federal (FBI) di Los Angeles.

Baca: Terjebak Macet, Jokowi Keluar dari Mobil RI 1, Lalu Jalan Kaki Sejauh 3 Kilometer

"Saya mencintainya dan berharap untuk masa depan yang tenang bersama dengannya."

"Dia tidak pernah mengatakan apa pun kepada saya, atau mengambil tindakan yang saya sadari tentang sesuatu perbuatan yang mengerikan seperti ini."

Baca: Wow, Dewi Perssik Hadiahi Angga Wijaya Jam Tangan Seharga Rp 400 Juta

Danley menjalani pemeriksaan setelah dua minggu berada di Filipina. Artinya, ketika tragedi di Mandalay Bay terjadi pada Minggu malam, perempuan itu masih berada di luar AS.

Dalam pernyataan tersebut, Danley juga bercerita, Paddock berhasil mendapat tiket murah untuk saya ke Filipina.

"Saya ingin saya pulang ke rumah untuk menemui keluarga saya," kata Danley.

Saat Danley berada di Filipina, Paddock lalu mengirim uang untuk Danley dan keluarganya membeli rumah. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved