Selasa, 26 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Panas-panasan, Bupati Mirna Annisa Rela Jalan Kaki 1,5 Km Mengarak Sesaji

Mirna mengucapkan terima kasih kepada masyarakat desa Korowelang Kulon yang telah memelihara budaya nyadran secara turun temurun

Tayang:
Penulis: dini | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Dini Suciatiningrum
Bupati Kendal Mirna Annisa mengarak sesaji dalam sedekah laut nelayan di desa Korowelang Kulon Kecamatan Cepiring, Kamis (5/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Terik panas matahari tidak menyurutkan langkah Bupati Kendal Mirna Annisa mengarak sesaji dalam sedekah laut nelayan di desa Korowelang Kulon Kecamatan Cepiring, Kamis (5/10/2017).

Kendati sudah disediakan becak hias, namun istri Kapolres Pekalongan AKBP Ferry Sandi Sitepu ini memilih berjalan kaki sejauh 1, 5 km dari balai desa Korowelang sampai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanggul Malang.

Sepanjang perjalanan, Mirna menyalami warga yang menunggu

Sampai di TPI, sesaji berupa kepala kambing yang diletakkan dalam miniatur perahu tersebut kemudian dilepas oleh bupati dan dilarung nelayan ke tengah laut.

Mirna mengucapkan terima kasih kepada masyarakat desa Korowelang Kulon yang telah memelihara budaya nyadran secara turun temurun.

"Budaya nyadran tidak hanya sekedar perhelatan budaya, tetapi juga bagian dari do’a masyarakat agar diberi kelebihan rejeki, keselamatan dan kesehatan oleh Allah SWT, " paparnya.

Triyono selaku Kades Korowelang Kulon budaya nyadran di desa tersebut sudah berlangsung sejak tahun 1955.

Dan akan terus dipelihara oleh masyarakat nelayan, sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Tuhan dan sebagai bagian dari bentuk permohonan kepada Allah SWT agar masyarakat diberi kelimpahan rejeki, sehat dan selalu mendapatkan perlindungan saat bekerja

"Larung sesaji, kini sudah merupakan bagian dari perhelatan pesta rakyat, " imbuhnya.

Untuk memeriahkan pesta rakyat tersebut pihaknya juga akan menggelar wayang golek, wayang kulit ruwatan, wayang kulit, dan musik dangdut. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved