Godaan Remaja makin Berat, Ini Kata Pendiri Ponpes Multazam Pudakpayung

Pendiri sekaligus pengasuh, KH Khamami memimpin jalannya Dzikir Akbar dan Muhasabah Milad ke 5 dan Tahun Baru Islam itu.

Godaan Remaja makin Berat, Ini Kata Pendiri Ponpes Multazam Pudakpayung
tribunjateng/bakti buwono/ist
Pendiri sekaligus pengasuh pesantren Multazam, KH Khamami memimpin jalannya Dzikir Akbar dan Muhasabah Milad ke 5 dan Tahun Baru Islam itu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lantunan zikir ratusan santri terdengar dari Pondok Pesantren Multazam, Griya Payung Indah 3A, RW 15, kelurahan Pudakpayung, Minggu (8/10/2017) siang.

Pendiri sekaligus pengasuh, KH Khamami memimpin jalannya Dzikir Akbar dan Muhasabah dalam rangka Milad ke 5 dan Tahun Baru Islam itu.

"Doa itu dikhususkan untuk para generasi muda karena tantangan zaman sekarang sangat berat," kata pria berkacamata itu pada tribunjateng.com di sela-sela acara.

Khamami menyebut godaan dan tantangan jelang akhir zaman sangat banyak.

Godaan untuk anak muda zaman sekarang yaitu pergaulan bebas, teknologi bebas, narkoba, geng motor, dan lain sebagainya.

Karena itu, ia memilih tema mendidik masyarakat dan generasi untuk NKRI agar selalu kokoh melalui kekuatan tauhid, iman, islam dan ihsan.

"Menginjak tahun kelima kami juga sudah punya 32 prestasi, terbaru dua anak didik kami akan melakukan pertukaran pelajar ke Korea Selatan," ujarnya.

Khamami mengatakan saat ini punya 200 santri yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia.

Selain santri, peserta dzikir akbar dan muhasabah itu antara lain wali murid hingga warga sekitar.

Halaman
12
Penulis: bakti buwono budiasto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved