Taruna Akpol Terbunuh
Ditanya Nasib Terdakwa 14 Taruna Akpol dan Kelanjutan Sidang, Begini Jawab Kapolri
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian hadir di Akpol di Kota Semarang bersama Presiden Jokowi dalam acara Apel Kasatwil 2017
Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian hadir di Akpol di Kota Semarang bersama Presiden Jokowi dalam acara Apel Kasatwil 2017, di Gedung Auditorium Cendrawasih Akpol, Senin (9/10/2017) siang.
Jenderal Tito bangga bahwa saat ini kepercayaan publik kepada institusi Polri meningkat, bahkan mencapai 78 persen. Kapolri menyebut Polri masuk empat besar lembaga yang dipercaya oleh publik.
"Kita harus meningkatkan konsolidasi, membangun kepercayaan masyarakat kepada Polri," kata Jenderal Tito saat Apel Kasatwil 2017 yang dihadiri Kapolda, Kapolrestabes, Kapolres se Indonesia di Kota Semarang.
Tribunjateng.com menanyakan kepada Kapolri terkait kasus 14 taruna Akpol yang menjadi terdakwa kasus penganiayaan hingga korban meninggal dunia. Jenderal Tito mendukung penuntasan kasus tersebut.
"Oh, itu sudah diproses (di pengadilan)," kata Tito.
Sementara, terkait dengan nasib 14 taruna tersebut, apakah akan dipecat atau tidak, Tito tidak menjawab secara rinci.
Menurut dia, semua proses hukum masih berjalan. "Kita tunggu saja hasilnya," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, ada 14 taruna Akpol tingkat III menjadi terdakwa dan sedang jalani sidang di PN Semarang. Mereka jadi terdakwa kasus penganiayaan hingga mengakibatan korban (juniornya) meninggal dunia.
Dalam perkara ini, yang menjadi korban adalah junior mereka, yakni Muhammad Adam taruna Akpol tingkat II. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolri-jenderal-pol-tito-karnavian-hadir-di-akpol-di-kota-semarang_20171009_133746.jpg)