Tak Ada Petugas di Puskesmas, Lima Pasien Malaria Meninggal

Lima warga disebut meninggal dalam kurun waktu tiga bulan terakhir di Kampung Pece, Distrik Jita, Kabupaten Mimika, Papua, karena sakit malaria.

Tak Ada Petugas di Puskesmas, Lima Pasien Malaria Meninggal
Tribun Jateng/rahdyan trijoko pamungkas
Ilustrasi orang sakit. 

TRIBUNJATENG.COM, TIMIKA - Lima warga disebut meninggal dalam kurun waktu tiga bulan terakhir di Kampung Pece, Distrik Jita, Kabupaten Mimika, Papua, karena sakit malaria.

Warga mengeluh karena tak ada petugas di Puskesmas setempat sehingga warga yang sakit tak mendapatkan perawatan.

"Kami sangat kecewa dengan kinerja petugas Puskesmas Jita yang selama ini tidak pernah ada di tempat tugas. Karena ketiadaan petugas, ada lima warga meninggal dunia di Pece," kata seorang warga Jita bernama Agus Otanafake, dikutip dari Kompas.com, Senin (9/10/2017).

(Baca: Pasien Meninggal Karena Tak Ditangani Dokter, Kerabat : Kami Sudah Merengek-rengek)

Kepala SD Inpres Jita, Juwita Bietsh, mengatakan, warga di distrik itu mengalami kesulitan berobat karena petugas kesehatan tidak ada di wilayah itu.

"Kami di sana susah kalau sakit, tidak ada petugas kesehatan. Mau ke mana-mana sulit karena jaraknya terlalu jauh," tutur Juwita.

Distrik Jita merupakan satu distrik terjauh dari Timika, ibu kota Kabupaten Mimika. Untuk menjangkau distrik yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Asmat di wilayah timur Mimika itu, warga harus menyewa perahu motor dengan waktu tempuh sekitar delapan hingga sembilan jam dari Timika. Sementara, transportasi pesawat terbang perintis tidak setiap saat melayani penerbangan ke Jita.

Pemerintah Kabupaten Mimika telah menyikapi laporan dari masyarakat. Sekretaris Daerah Mimika Ausilius You di Timika mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Philipus Kehek bersama jajarannya untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut.

"Dinas Kesehatan sebagai ujung tombak terdepan dalam hal pelayanan kesehatan harus segera mencari tahu kebenaran laporan tersebut, bila perlu segera mengirim tim ke Jita," kata Ausilius.

(Baca: Tragis! Dokter RS Sulbar Mogok Kerja, Seorang Pasien Meninggal Karena Tak Ditangani)

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved