Selasa, 26 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Agar Usaha Rumah Makan Tidak Mati setelah Ada Jalan Tol, Ini Saran PHRI Kendal

Kendati demikian, dia mengakui kehadiran jalan tol akan berdampak banyak terutama usaha rumah makan

Tayang:
Penulis: dini | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Dini Suciatiningrum
Muscab PHRI ke IV di Tirtoarum Kendal, Selasa (10/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Persatuan Hotel dan Restoran Kabupaten Kendal optimistis keberadaan pembangunan jalan tol Batang - Semarang tidak mematikan industri jasa hotel dan rumah makan.

"Agar tetap survive dan tumbuh maka PHRI Kendal harus bersatu dan kreatif mencari inovasi baru," tegas Ketua PHRI Kendal Cahyanto disela-sela Muscab IV PHRI Kabupaten Kendal di Tirtoarum, Selasa (10/10/2017).

Kendati demikian, dia mengakui kehadiran jalan tol akan berdampak banyak terutama usaha rumah makan.

Pasalnya, jika tol sudah beroperasi maka bus dan truk yang saat ini banyak transit di rumah makan di jalur Pantura Kendal akan beralih ke jalan bebas hambatan tersebut.

Untuk itu, Cahyanto meminta agar pemerintah bisa membantu meminta pengelola jalan tol untuk memberi ruang seperti rest area yang menyuguhkan makanan khas Kendal.

"Kami tidak bisa berjalan sendiri sehingga dibutuhkan sinergis antara pemerintah dan pelaku usaha terutama rumah makan dan hotel, " imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga berencana membuat usaha bersama yakni hotel dan rumah makan di Kawasan Industri Kendal.

"Kami harap usaha hotel dan restoran di KIK jadi solusi bila jalan tol nanti beroperasi" terangnya.

Ketua PHRI Jawa Tengah Heru Isnawan mengungkapkan jika PHRI Kendal tidak kreatif, inovatif dan mengubah pandangannya maka akan mati.

"Mindsetnya harus diubah tidak bisa jalan sendiri-sendiri namun harus bersama sama cari solusi, " paparny

Dia menilai banyak yang bisa diekplore di Kendal dan mencari destinasi yang menarik wisatawa.

"Promosi usaha baik hotel atau rumah makan harus digencarkan kalau bisa menjadi viral di media sosual, " paparnya.

Sementara itu, Ketua Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Kendal Tavip Poernomo mengibaratkan keberadaan jalan tol bagai buah simalakama.

"Satu sisi suatu anugrah namun bisa juga musibah bila tidak kreatif jadi industri hasa harus pintar-pintar berkreatifitas, " katanya.

Pihaknya akan menyampaikan pada pengelola jalan agar beragam usaha makanan dam kerajinan di Kendal diwadahi dalam rest area. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved