Baznas Latih 30 Anak Yatim Piatu Jualan Lewat Media Sosial
30 anak yatim piatu di bawah binaan Badan Amil Zakat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang mendapat pelatihan kewirausahaan
Penulis: bakti buwono budiasto | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bakti Buwono
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - 30 anak yatim piatu di bawah binaan Badan Amil Zakat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang mendapat pelatihan kewirausahaan.
"Kami ingin anak anak yatim saat keluar dari panti ada keterampilan dan mandiri dengan begitu, mereka bisa ikut merawat panti asuhan tempat asal mereka," ujar ketua panitia,Aminah dalam keterangannya pada tribunjateng.com, Jumat (13/10/2017).
Ia menyebut 30 peserta itu berasal dari enam panti asuhan di kota Semarang.
Pihaknya ingi mengubah mindset bahwa cari penghidupan tidak harus jadi karyawan tapi juga pengusaha.
Pelatihan itu dilaksanakan di Gedung PKK Kota Semarang, Jalan Dr.Soetomo 19 A pada Rabu (11/10/2017).
Ia berharap anak-anak panti asuhan bisa sukses dan ilmunya bertambah.
Ketua Baznas Kota Semarang Arnas Andrarasmara mengatakan para peserta merupakan pelajar.
Karena itu pihaknya mengadakan pelatihan dengan tema khusus pemaksimalan media sosial untuk usaha.
Ia berujar, bagi pemilik media sosial, bisa memanfaatknya sebagai peluang usaha.
“Jadi tidak hanya digunakan untuk status galau-galau saha,” katanya.
Seorang pengisi acara dari Nawastra.com Bijak Putranto berujar untuk para pelajar, berbisnis termudah adalah memanfaatkan media sosial.
Ia mencontohkan, para pelajar bisa beli hijab di pasar lalu berjualan lewat akun facebooknya.
"Tidak perlu yang rumit-rumit, asal tepat, media sosial bisa jadi peluang usaha,"tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penyerahan-bantuan-utk-umkm_20171013_100811.jpg)