Ini Tiga Dugaan Serangan Seksual Lain Terkait Produser Hollywood Harvey Weinstein

Kepolisian Inggris menyelidiki tambahan tiga dugaan serangan seksual di London yang melibatkan produser Hollywood terkenal, Harvey Weinstein.

Ini Tiga Dugaan Serangan Seksual Lain Terkait Produser Hollywood  Harvey Weinstein
PA
Angelina Jolie (kiri) dan Gwyneth Paltrow (kanan) termasuk yang melaporkan tuduhan serangan seksual atas Weinstein. 

TRIBUNJATENG.COM - Kepolisian Inggris menyelidiki tambahan tiga dugaan serangan seksual di London yang melibatkan produser Hollywood terkenal, Harvey Weinstein.

Informasi yang diperoleh BBC menyebutkan bahwa korban kedua mengaku diserang secara seksual di Westminster tahun 2010 dan 2011 serta di Camden pada tahun 2015.

Selain itu polisi juga sedang menyelidiki pengaduan dari seorang perempuan yang dilecehkan Weinstein pada tahun 1980-an.

Weinstein -produser yang pernah amat berpengaruh di industri film- membantah semua tuduhan dan mengatakan hubungan seks yang terjadi merupakan konsensual atau kesepakatan bersama.

Kepolisian New York juga menyelidiki pengaduan atas Weinstein, berupa pemerkosaan maupun serangan seksual.

Lebih dari 20 perempuan -termasuk bintang terkenal seperti Angelina Jolie, Gwyneth Paltrow, dan Rose McGowan- mengungkapkan sejumlah tuduhan atas Weinstein.

Pria berusia 65 tahun tersebut merupakan tokoh penting di industri film dengan produksinya yang mendapat 300 nominasi Oscar serta meraih 81 Piala Oscar.

Namun dia kini mulai disingkarkan, dengan pengelola Piala Oscar -Academy of Motion Picture Arts and Sciences- yang sudah melakukan pemungutan suara, Sabtu (14/10) untuk mengeluarkannya.

Di Inggris, bintang seri opera sabun TV Hollyoaks, Lysette Anthony, mengatakan kepada koran The Sunday Times bahwa dia sudah melaporkan serangan seksual oleh Weinsten kepada Kepolisian Metropolitan London.

Dia mengatakan bertemu Weinstein ketika masih membintangi film khayalan sains, Krull, pada tahun 1982 dan serangan seksual yang dituduhkan berlangsung beberapa tahun kemudian.

Dalam peristiwa terpisah, seorang perempuan yang tidak diidentifikasi menjelaskan kepada koran Mail On Sunday bahwa dia diperkosa Weinstein tahun 1992 ketika bekerja di kantor perusahaan film produser terkenal itu di London Barat

Harvey Weinstein terakhir kali terlihat di depan umum saat berada di luar rumah putrinya di Los Angeles, Rabu (11/10), dan mengatakan kepada para wartawan, "Kawan-kawan, saya tidak OK namun saya berusaha. Saya perlu mendapat bantuan. Anda tahu, kita semua melakukan kesalahan."

Juru bicaranya, Sallie Hofmeister, awal pekan ini mengatakan, "Semua tuduhan hubungan seksual yang nonkonsensual ditolak sepenuhnya oleh Weinstein."

"Weinstein jelas tidak bisa berbicara tentang tuduhan yang anonim, namun dengan menghormati semua perempuan yang menyampaikan tuduhan secara tercatat, Weinstein yakin bahwa semua hubungan adalah konsensual," tulis Hofmeister dalam pernyataannya. (BBC Indonesia)

Editor: sujarwo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved