Desa Wisata Cacaban di Kendal Punya Surga Tersembunyi, Ada Dua Sendang dan Satu Curug
Tak hanya wisata alam, desa ini memiliki destinasi wisata religi. Ada Batu Pasholatan dan Makam Ki Ageng Surodadi.
Penulis: dini | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Satu lagi desa wisata yang wajib dikunjungi di Kabupaten Kendal hadir.
Desa wisata di Cacaban, Kecamatan Singorojo, ini menyajikan pesona alam yang bisa membuat pengunjung betah berlama-lama.
Camat Singorojo, Sobirin, mengatakan warga setempat sangat antusias mewujudkan desa wisata.
Pasalnya, Cacaban memiliki "surga tersembunyi" yang selama ini belum banyak diketahui.
Ketika menjelajah desa ini, pengunjung bisa menikmati keindahan Sendang Biyung Sami, Sendang Sekenyes, dan Curug Lie Seng.
Tak hanya wisata alam, desa ini memiliki destinasi wisata religi.
Ada Batu Pasholatan dan Makam Ki Ageng Surodadi.
Pengunjung yang datang akan disambut warga setempat yang siap menjadi pemandu.
Namun, Sobirin menyebut masih banyak sarana dan prasana yang harus dibangun.
Toilet, gazebo, dan penginapan yang nyaman masih menjadi pekerjaan rumah.
"Desa wisata ini masih baru, jadi kami akan terus berbenah. Kami berharap jalan akses masuk ke Cacaban bisa diperbaiki karena jalan tersebut milik Pemkab Kendal," harapnya, Kamis (19/10/2017).
Kepala Desa Cacaban Adi Sutopo berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal karena sudah memberi perhatian besar.
Desa wisata ini sudah diresmikan Bupati Kendal Mirna Annisa, beberapa waktu lalu, yang saat itu diwakili Sekda lama Bambang Dwiyono
Saat peresmian, ada pula karnaval yang dimeriahkan keberadaan kereta kencana dari Keraton Yogyakarta yang ditumpangi Bambang Dwiyono dan Administrator Perhutani Kendal, Tri Setya Pratama.
"Kami berharap status desa wisata ini semakin memperkuat masyarakat dalam menjaga adat dan agama sebagaimana yang diajarkan Kyai Ageng Surodadi,” ujarnya.
Bupati Mirna Annisa menyampaikan apresiasi kepada warga Cacaban yang memiliki inisiatif menggali potensi desanya dengan membentuk desa wisata.
"Saya berharap adanya desa wisata ini makin menambah kesejahteraan dan kemakmuran Cacaban dan sekitarnya," jelas Mirna. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/desa-wisata-cacaban_20171019_232941.jpg)