PT KAI Pesan 438 Unit Gerbong untuk Remajakan Kereta

PT Kereta Api Indonesia ( KAI) memesangerbong kereta sebanyak 438 unit dari PT Industri Kereta Api ( INKA).

PT KAI Pesan  438 Unit Gerbong untuk Remajakan Kereta
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
PT KAI Daop IV Luncurkan Kereta Api New Blora Jaya Rute Semarang-Cepu diresmikan di Stasiun Poncol, Rabu (5/7/2017). 

TRIBUNJATENG.COM- PT Kereta Api Indonesia ( KAI) memesangerbong kereta sebanyak 438 unit dari PT Industri Kereta Api ( INKA).

Direktur Keuangan PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan, hal itu dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada penumpang karena saat ini banyak gerbong kereta milik KAI yang berusia 30 tahun.

"Banyak kereta yang usianya 30 tahun. Tahun ini kami pesan 438 kereta dari INKA," kata Didiek saat acara Due Diligence Penawaran Umum Obligasi I Kereta Api Indonesia Tahun 2017 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Didiek mengatakan, peremajaan armada KAI dilakukan bertahap, seiring dengan kemampuan INKA dalam melalukan produksi gerbong kereta pesanan KAI.

Baca: HARU! Inilah Pengorbanan Siti Nurhaliza Selama 11 Tahun Sebelum Hamil, Warganet Trenyuh

  
"Kami semua pesan ke sana kan (INKA), kereta Bandara 10 trainset dari mereka, LRT Palembang pesan dari mereka," ungkapnya.

Didiek menegaskan, peremajaan armada KAI dilakukan bukan hanya untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang, namun juga untuk kenyamanan, keamanan, serta efisiensi perusahaan.

"Supaya pelayanan masyarakat bisa makin bagus, kalau kereta makin bagus kan senang. Kenyamanan dan keselamatan juga seperti itu, efisiensi bagi kami juga.  Kereta yang di atas 30 tahun sudah waktunya kami ganti kereta yang baru," paparnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan menyelesaikan proyek kereta bandara Soekarno Hatta sesuai target, meski dalam proses pengerjaannya memiliki beberapa kendala.

Baca: CATAT! 21-22 Oktober Ada Fenomena Hujan Meteor Lho di Langit Indonesia

PT Kereta Api Indonesia menerbitkan Obligasi I Tahun 2017 sebesar Rp 2 triliun. 

"Dana obligasi sebesar 55 persen akan digunakan untuk penyelesaian proyek Bandara Soekarno Hatta, sedangkan sisanya untuk pengadaan kereta," jelas Didiek. (Kompas.com/Pramdia Arhando Julianto)

Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved