ICW: Berani Tidak Densus Tipikor Polri Sentuh Kasus Korupsi Anggota DPR

Densus Tipikor akan membentuk unit-unit di jajaran kepolisian daerah. Sementara KPK hanya bertempat di Jakarta.

ICW: Berani Tidak Densus Tipikor Polri Sentuh Kasus Korupsi Anggota DPR
GOOGLE
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rencana pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang tengah digodok Polri diragukan independensinya.

Polri diketahui mendapatkan dukungan yang begitu besar dari DPR, terutama Komisi III dan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dengan kondisi itu, Polri dikhawatirkan tidak berani menyentuh kasus-kasus korupsi yang melibatkan anggota dewan.

"Yang bahaya ketika penanganan perkara kemudian menyentuh pihak yang dianggap supporter, apakah bisa se-independen itu? Ada enggak satu kasus yang melibatkan anggota DPR aktif ditangani polisi dan kejaksaan?" kata Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan ICW, Emerson Yuntho, dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (21/10).

Apalagi, dia menambahkan, Kapolri dipilih melalui mekansime legislatif di DPR.

Ia pun membandingkannya dengan pimpinan KPK yang dipilih secara independen oleh panitia seleksi.

Dengan demikian, KPK dianggap lebih bebas mengintervensi pihak-pihak yang kepentingan.

Kepolisian juga dianggap rentan tersandera kepentingan di legislatof soal anggaran.

"Misal, kasus yang melibatkan partai politik, polisi bisa disandera soal anggaran," jelasnya.

Tak hanya itu, dikhawatirkan kasus-kasus yang melibatkan pejabat pemerintah juga tak tersentuh Densus Tipikor.

Halaman
1234
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved