KEREN, Tinjomoyo akan Jadi Kawasan Rekreasi Terpadu
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi akan menghidupkan kembali hutan wisata Tinjomoyo sebagai kawasan rekreasi terpadu.
Penulis: galih permadi | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng Galih Permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi kian serius memperkuat sektor pariwisata di Kota Semarang. Setelah menginisiasi Kampung Tematik, Kampung Pelangi, Pembibitan Ikan di Selokan, serta meluncurkan Bus Tingkat Wisata 'Si Kenang', kini ia menghidupkan kembali hutan wisata Tinjomoyo sebagai kawasan rekreasi terpadu.
Sebelum 2006, Tinjomoyo lebih dikenal oleh masyarakat sebagai kebun binatang.
Namun setelah kebun binatang berpindah ke wilayah Mangkang, kawasan Tinjomoyo seperti luput dari perhatian Pemkot Semarang.
Namun kini, kawasan seluas 57,5 hektare itu kembali dilirik.
Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, telah melakukan rapat koordinasi khusus untuk mengaktifkan kembali Tinjomoyo sebagai kawasan rekreasi terpadu.
"Kami sudah mulai dengan membangun jembatan menuju ke sana menjadi lebih menarik sehingga bisa untuk foto-foto. Selanjutnya ada beberapa ide yang akan kami realisasikan yakni menyediakan ratusan hammock (kasur ayunan), outdoor trampoline, dan beberapa event musik juga kami siapkan untuk menarik minat masyarakat ke sana," ujarnya, Minggu (22/10).
Hendi juga akan menggandeng beberapa komunitas untuk mengadakan kegiatan rutin di Tinjomoyo. "Dalam rangka mengaktifasi sebuah kawasan, saya rasa adanya sebuah kegiatan rutin menjadi syarat mutlak, maka dari itu kami juga akan lakukan komunikasi ke beberapa komunitas untuk mau membangun bersama kawasan Tinjomoyo ini," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Samsul Bahri Siregar mengatakan menghidupkan kembali kawasan Tinjomoyo menjadi bagian dari gagasan 'Outstanding Semarang' yang dicetuskan Walikota.
"Beberapa waktu yang lalu dalam rapat koordinasi bulanan, pak Walikota mencetuskan gagasan 'Outstanding Semarang' yang salah satunya dengan mendorong kawasan Tinjomoyo sebagai pusat rekreasi terpadu untuk bisa menarik wisatawan dalam negeri dan mancanegara untuk datang ke Kota Semarang," ujarnya.
Disbudpar, kata Samsul, memaksimalkan anggaran perubahan untuk merealisasi ide walikota. "Tapi sesuai pengarahan pak wali di rapat koordinasi kemarin, ini akan dikeroyok bareng-bareng, bukan hanya disbudpar, tetapi juga PU, Pertanian, Tata Ruang, dan lainnya,” ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/hutan-wisata-tinjomoyo_20161207_110914.jpg)