Selain Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Jenderal-jenderal Ini Juga Tak Bisa Terbang ke Amerika

Ternyata, perlakuan tak menyenangkan yang diterima jenderal TNI karena undangan, bukan kasus pertama.

Selain Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Jenderal-jenderal Ini Juga Tak Bisa Terbang ke Amerika
KOMPAS.com/Kristian Erdianto
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-72 TNI, di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017). 

TRIBUNJATENG.COM - Gagalnya keberangkatan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke Amerika Serikat, Sabtu (21/10/2017), masih menyisakan pertanyaan. Terutama, soal alasan kenapa Gatot dilarang otoritas perbatasan dan keimigrasian atau US Customs and Border Protection.

Padahal, Gatot hendak terbang ke Amerika atas undangan Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Jenderal Joseph Dunford untuk menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization. Acara itu berlangsung 23-24 Oktober 2017.

Ternyata, perlakuan tak menyenangkan yang diterima jenderal TNI karena undangan, bukan kasus pertama. Insiden hampir sama pernah terjadi pada 2007, yakni terhadap Gubernur DKI Jakarta ketika itu, Sutiyoso. Jenderal berbintang tiga itu diperlakukan tak baik saat di Australia.

Baca: Jenderal Gatot Nurmantyo Beberkan Respon Presiden Jokowi Terkait Insiden Ia Ditolak Amerika

(Baca: Terungkap, Pihak Inilah yang Larang Panglima TNI Masuk ke Amerika Serikat)

Bedanya, Sutiyoso sudah dua hari berada di Australia ketika didatangi polisi federal Australia untuk dimintai keterangan terkait insiden 'Balibo Five'. Balibo Five merupakan sebutan terhadap peristiwa terbunuhnya lima wartawan Australia di Balibo, Timor Timur pada 1975.

Polisi merangsek ke kamar 3107 Shangri La Hotel di Sydney, Australia, tempat Sutiyoso menginap pada 29 Mei 2007. Mereka meminta Sutiyoso ikut untuk diperiksa terkait kematian lima wartawan Australia di kasus Balibo Five.

Sutiyoso dan Gatot sama-sama melawan
Sutiyoso kemudian mengusir tamu tak diundangnya dan mempermasalahkan hal itu secara diplomatik.

Gatot juga membatalkan berangkat dan mempersoalkannya hingga Amerika meminta maaf dan menjadi insiden diplomatik.

Keduanya sama-sama mengalami insiden ketika sedang menjabat dan bahkan datang diundang oleh otoritas pemerintah. Sutiyoso ketika itu diundang pemerintah negara bagian New South Wales.

Halaman
1234
Editor: rika irawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved