Pemilu 2019

ANEH, Ada nama PNS dan Anggota TNI di Berkas Pendaftaran Parpol

ANEH, Ada nama PNS dan Anggota TNI di Berkas Pendaftaran Parpol. Hal itu ketahuan KPU saat verifikasi anggota Parpol

ANEH, Ada nama PNS dan Anggota TNI di Berkas Pendaftaran Parpol
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Ketua Panwas Brebes, Wakro (tengah) bersama dua komisioner panwas. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Brebes memanggil sejumlah pihak terkait partai politik yang mencatut nama pegawai negeri sipil (PNS), TNI, dan dokter menjadi anggota parpol.

Pencatutan nama di berkas pendaftaran parpol untuk keperluan Pemilu 2019 itu diketahui KPU saat proses verifikasi.

Panwas telah memanggil KPU pada Senin (23/10/2017). Rencananya, sejumlah PNS, TNI, dan dokter yang namanya tercantum juga akan dipanggil.

Ketua Panwas Brebes, Wakro, menuturkan pemanggilan itu untuk mengkonfirmasi kepastian dokumen F2 atau data Sipol.

"Kami menanyakan apakah benar ada sejumlah PNS yang masuk sebagai anggota partai," kata Wakro, Selasa (24/10/2017).

Dalam berkas pendaftaran itu, kata dia, terlampir KTP dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Parpol.

Pihaknya ingin memastikan apakah data itu fiktif atau PNS, dan TNI itu memang benar- benar mendaftar sebagai anggota parpol.

Panwas juga akan memanggil ketua umum parpol yang diduga mencatut nama- nama PNS dan anggota TNI itu.

"Kalau seandainya parpol itu hanya mencatut nama, tentunya ada proses hukumnya. Tapi, jika data itu benar, artinya PNS dan anggota TNI itu betul-betul mendaftar sebagai anggota parpol, kami akan mengeluarkan rekomendasi kepada institusi yang berwenang," jelas Wakro.

Untuk sanksi jika PNS terbukti ikut parpol, kata dia, sangat berat. Bisa berupa pemberhentian tidak hormat, begitu juga dengan anggota TNI.

Hasil pemanggilan dan kajian panwas akan direkomendasikan ke KASN ataupun Inspektorat.

"Jika memang PNS itu tidak terbukti pun kami akan memulihkan nama mereka bahwa mereka tidak bergabung dengan parpol," imbuh Wakro.

Ketua KPU Brebes, Muamar Riza Pahlevi, menyatakan kemungkinan ada partai lain yang juga mencatut nama orang sebagai anggota parpol.

"Kemungkinan itu ada. Tapi, kami masih menunggu hasil penelitian administrasi," kata Riza. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved