Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Begini Suasana Pesantren Salamatul Qolbi di Kendal Setelah Khoerudin Ditangkap

Sembilan ustaz duduk melingkar di dalam Masjid Pondok Pesantren Salamatul Qolbi, di Kendal, Rabu (25/10/2017).

Tayang:
Penulis: dini | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/DINI
RAPAT USTAZ - Sembilan ustaz duduk melingkar di dalam Masjid Pondok Pesantren Salamatul Qolbi, bersama pemiik Ponpes, Rabu (25/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sembilan ustaz duduk melingkar di dalam Masjid Pondok Pesantren Salamatul Qolbi, di Kendal, Rabu (25/10/2017).

Di pesantren inilah Muhammad Khoerudin (terduga teroris) mengajar hafalan Alquran. Dia ditangkap oleh Densus 88 tanggal 24 Oktober kemarin.

Satu di antara Ustaz Suparjo yang duduk di tengah, angkat bicara terkait penangkapan salah satu staf pengajar di ponpes tersebut.

"Kami kenal Ustad Choer (Muhammad Khaerudin) sudah tiga tahun, dia orangnya banyak senyum, gaul dan terbuka. Tentu kami kaget dengar Ustad Choer," ujar laki-laki tersebut.

Dalam keseharian, Khoerudin atau Khairudin mengajar anak-anak ponpes untuk hafalan Alquran. Selain mengajar, dia juga berjualan sandal.

"Dia memang pernah ke luar kota tapi kulakan sandal," ujarnya.

Ustaz Suparjo bersama-sama staff lain sebenarnya ingin mempertanyakan status atau kesalahan temannya namun dia sadar itu tidak mungkin.

"Kami ingin bertanya, ya tanya ke mana? Densus 88 kan tidak punya kantor," ungkapnya.

Pihaknya akan menunggu perkembangan nasib Khaerudin. Jika nantinya ditahan di Mako Brimob dia dan staff lain akan menengok Khaerudin. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved