Djoko: Bandara Baru Ahmad Yani Sebaiknya Utamakan Angkutan Umum

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyarankan kepada pengelola agar BRT Trans Semarang bisa masuk ke kawasan bandara yang baru.

Djoko: Bandara Baru Ahmad Yani Sebaiknya Utamakan Angkutan Umum
tribunjateng/ponco wiyono
Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyarankan kepada pengelola agar BRT Trans Semarang bisa masuk ke kawasan bandara yang baru. 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyarankan kepada pengelola agar BRT Trans Semarang bisa masuk ke kawasan bandara yang baru.

Saat ini, Bandara Internasional Ahmad Yani dalam proses pengembangan, dan Djoko berharap juga akan ada perkembangan pada sistem transportasi.

Berbicara dalam acara Sosialisasi Hasil Rekomendasi Studi Andal Lalin Proyek Pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang yang digelar tim proyek pengembangan bandara (PP SRG), pada Rabu (25/10/2017), Djoko mengatakan keberadaan lokasi baru bandara nanti akan mengakibatkan adanya perubahan volume lalu lintas di sekitar.

"Maka dari itu perlu disiapkan, dan saran kami bandara baru nanti memang diarahkan agar menjadi bandara yang mengutamakan angkutan umum," ujarnya di Hotel Puri Garden.

BRT nantinya disebut Djoko perlu memperhatikan layanan terhadap pengunjung Kota Semarang.
Menurutnya, jalur BRT di dalam kota sebaiknya mengambil rute yang melewati hotel-hotel yang tersebar di seluruh kota.

"Ada sekitar 32 hotel di dalam kota. Kami juga berharap BRT-BRT tujuan Salatiga. Demak, Kendal hingga Pekalongan ada sehingga penumpang dari kawasan tersebut bisa terlayani," tuturnya. (*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved