Niatnya Mancing di Sungai Elon Pemalang, Dedi Malah Menemukan Mayat Pria Berkaus Biru

Saat itu, Dedi berniat memancing di Sungai Elon. Namun, belum sempat melempar kail, dia melihat tubuh seseorang dalam kondisi telungkup di sungai.

Niatnya Mancing di Sungai Elon Pemalang, Dedi Malah Menemukan Mayat Pria Berkaus Biru
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Warga di Kelurahan Beji Taman, Kabupaten Pemalang, digegerkan dengan penemuan mayat di Sugnai Elon, Senin (23/10/2017).

Mayat seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya itu pertama kali ditemukan Dedi Saputro, warga Dukuh Karangtuang, Beji Taman. Saat itu, Dedi berniat memancing di Sungai Elon. Namun, belum sempat melempar kail, dia melihat tubuh seseorang dalam kondisi telungkup di sungai.

Dedi segera melaporkan apa yang dilihat kepada kedua temannya, Bukhori dan Sinang. Seolah tak percaya, keduanya datang ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi yang disampaikan Dedi.

Benar saja, keduanya melihat sesosok mayat yang dimaksud. Bahkan, Bukhori dan Sinang sempat membalikkan badan mayat tersebut untuk mengetahui identintasnya.

Selanjutnya, mereka melaporkan penemuan mayat itu ke Ketua RW 12, Tarso, dan diteruskan ke Polsek Taman.

(Baca: Danur Lari Ketakutan Melihat Mayat Berambut Ikal Mengambang di Sungai Malang Pemalang)

Mendapat laporan itu, Kapolsek Taman AKP Kabul Santoso bersama anggota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). "Kami juga meminta bantuan tim indent Polres Pemalang dan petugas kesehatan dari Puskesmas Banjardawa untuk mengecek korban," ujar Kabul.

Dari hasil pemeriksaan, tim kesehatan yang dipimpin dr Tiara Ayu mengungkapkan, kondisi mayat tersebut telah mengalami pembusukan. "Diduga, korban meninggal dua atau tiga hari sebelum ditemukan. Mayat sudah kaku dan ditemukan lebam. Sebab kematian belum bisa disimpulkan, perlu visum dan pemeriksaan lebih lanjut," ungkap dr Tiara.

Kondisi mayat yang sudah rusak, membuat Tim Ident Polres Pemalang juga kesulitan mengungkap identitas lewat sidik jari. Selanjutnya, mayat tersebut dibawa ke RSUD Ashari Pemalang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kabul, pria yang ditemukan tewas tersebut memiliki ciri-ciri umur antara 28-30 tahun dan memiliki tinggi badan 150 cm, rambut hitam lurus. "Saat ditemukan, korban memakai kaus pendek berwarna biru dengan tulisan AKARI, ikat pinggang atau sabuk warna hitam merk Sirion, celana panjang warna hitam, dan sandal warna merah putih merek Swallow," kata Kabul.

Menurut Kabul, pihaknya telah menyebar informasi penemuan mayat dan ciri-ciri korban tersebut melalui media radio maupun grup WhatsApp. "Kami juga memerintahkan Bhabinkatibmas untuk menyampaikan informasi ini ke perangkat desa binaan, kalau-kalau ada warga mereka yang hilang dan memiliki ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polsek Taman," ujarnya. (tribun jateng/humas polres pemalang)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved