PSIS Semarang
Pelatih PSIS Semarang Subangkit Asah Komunikasi Duo Hari Nur-Erik Dwi
Itu sebabnya, Subangkit menggenjot performa anak asuhnya di lini tersebut saat sesi latihan di Lapangan Terang Bangsa, Kamis (26/10/2017).
Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang Subangkit menilai, duo Hari Nur Yulianto dan Erik Dwi belum mampu memperkuat lini depan Laskar Mahesajenar. Keduanya dinilai kurang memahami instruksi pelatih.
Belum kliknya duo Hari Nur-Erik Dwi, dikatakan Subangkit, terlihat saat latihan tanding menghadapi PS Universitas Semarang (USM), Sabtu (21/10/2017) pekan lalu.
Itu sebabnya, Subangkit menggenjot performa anak asuhnya di lini tersebut saat sesi latihan di Lapangan Terang Bangsa, Kamis (26/10/2017).
Baca: Punya Prestasi Mentereng, Ini Syarat PSIS Melenggang ke Liga Satu
Selain lini depan, Subangkit juga menyoroti lini sayap. Dia berharap, sektor sayap bisa membantu serangan melalui umpan-umpan silang yang menusuk ke jantung pertahanan lawan.
"Sayap memang harus mobile dan membantu membangun serangan. Tak hanya itu, mereka juga harus bisa mundur secara cepat membantu lini belakang saat lawan menyerang," ujarnya.
Subangkit benar-benar memanfaatkan sisa waktu untuk memperbaiki performa anak asuhnya, sebelum babak 8 besar Liga 2 Indonesia dimulai. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/psis-semarang-lakukan-latihan-di-lapangan-terang-bangsa_20171026_094839.jpg)