Ini Beberapa Alasan Saat Ditolak Masuk ke Negara Lain

Ketika orang yang ditolak berjumlah banyak, hal itu bisa disebabkan oleh kondisi diplomatik Indonesia dengan negara tersebut

TRIBUNNEWS
Ilustrasi paspor 

TRIBUNJATENG.COM - Terkadang, Warga Negara Indonesia (WNI) bisa ditolak untuk masuk negara lain meski ketentuannya (paspor dan visa) sudah lengkap. 

Ketika orang yang ditolak berjumlah banyak, hal itu bisa disebabkan oleh kondisi diplomatik Indonesia dengan negara tersebut.

Namun, bisa jadi pihak imigrasi suatu negara hanya menolak satu atau dua orang dari Indonesia.

Dengan dokumen yang lengkap dan prosedur yang sudah ditaati, tak jarang WNI dibuat bingung.

Baca: Tangannya Sempat Tersambar Api, Begini Kisah Said Selamat dari Kebakaran Pabrik Petasan

 Kenapa hal ini bisa terjadi? Apa sebenarnya pertimbangan imigrasi negara yang dikunjungi?

Kepala Bagian Humas Direktorat Jendral Keimigrasian, Agung Sampurno menjelaskan bahwa ada beberapa parameter profiling yang dipegang petugas imigrasi untuk akhirnya memutuskan boleh atau tidaknya seseorang tersebut masuk negaranya.

"Hal yang sangat diperhatikan sebenarnya ada dua, yaitu dokumen keimigrasian dan membaca perawakan si orang tersebut," ujar Agung kepada KompasTravel, Kamis (26/10/2017).

Baca: Begini Penampakan Zebra Cross Warna Warni di Kendal

Pertama dari profiling dokumen keimigrasian, yaitu paspor, akan diperiksa keasliannya.

Tentu hanya yang asli yang boleh masuk.

Hal yang suka diabaikan WNI ialah hal-hal yang meragukan keaslian dari paspor itu.

Misal kertas lecek, dokumen terlipat-lipat, kotor, adanya coretan, dan sebagainya.

"Budaya pemakaian paspor yang juga harus diperhatikan. Singapura itu biasa rapih, disiplin memegang paspor, warga dunia sudah percaya," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved