Breaking News:

Enam Hari setelah Dicabuli Guru Agama di Sebuah Rumah Kosong, Siswi SD Ini Meninggal

SRM meninggal setelah sempat menjalani perawatan medis selama enam hari seusai mengalami gangguan di bagian alat vitalnya.

Editor: rika irawati
tribunjateng/bram kusuma
Ilustrasi pemerkosaan pencabulan 

TRIBUNJATENG.COM, AMBON - SRM, seorang siswi sebuah sekolah dasar di Pulau Geser, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, menghembuskan napas terakhir di puskesmas setempat, Senin (30/10/2017). SRM merupakan korban pencabulan guru agama di sekolahnya.

SRM meninggal setelah sempat menjalani perawatan medis selama enam hari seusai mengalami gangguan di bagian alat vitalnya.

Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP F Xaverius Endriady, melalui pesan WhattsApp menyebutkan, korban diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku di sebuah rumah kosong, tak jauh dari tempat tinggal korban, Selasa (24/10/2017) pekan lalu.

“Pada Hari Senin, tanggal 30 Oktober 2017, Pukul 11.45 WIT, bertempat di Puskesmas Geser, telah meninggal dunia korban kasus pencabulan atas nama SRM,” kata Xaverius.

(Baca: Bocah Korban Pencabulan Nenek 61 Tahun Ini Trauma, Pengakuannya Mengejutkan Polisi)

Dia mengatakan, peristiwa itu dilaporkan orangtua korban, yakni RK dan IR, yang tinggal di Bula setelah keduanya dihubungi NR, bibi korban. Korban, kata Xaverius, menceritakan kepada bibinya bahwa pelaku yang telah mencabulinya adalah IK.

“Saat penyidik bertanya kepada korban, dia diam saja. Tapi, dia mengakui kepada bibinya kalau pelaku yang telah mencabulinya adalah IK, gurunya sendiri,” kata Xaverius.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik serta sejumlah bukti berupa hasil visum, IK langsung ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, dia telah ditahan di rutan Polsek Geser.

“Pelaku dijerat Undang-undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” katanya. (Kompas.com)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com, Senin (30/10/2017), dengan judul: Siswi SD di Seram Tewas Setelah Jadi Korban Pencabulan Gurunya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved