Inilah Tips dari Dokter : Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak Saat Musim Penghujan

Anak kecil merupakan kelompok yang rentan terkena penyakit daripada orang dewasa. Terlebih saat musim penghujan tiba.

Inilah Tips dari Dokter : Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak Saat Musim Penghujan
@siberian_times / Twitter
Di tengah dinginnya cuaca, gadis kecil berusia empat tahun ini harus berjalan sepanjang delapan kilometer melintasi hutan taiga di Siberia.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Nur Rochmah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Anak kecil merupakan kelompok yang rentan terkena penyakit daripada orang dewasa. Terlebih saat musim penghujan tiba.

Munculnya banyak genangan air yang menjadi tempat bersarangnya nyamuk Aedes aegypti (nyamuk penyebab demam berdarah).

"Faktor yang menjadikan tubuh anak-anak rentan adalah daya tahan tubuh yang mulai menurun, lingkungan yang kurang higenis, dan agen penyebaran penyakit itu sendiri. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah penyebaran penyakit demam berdarah," jelas dr. Mulyono, Sp.A, dokter spesialis anak di RSND Undip kepada Tribunjateng.com, Rabu (1/11/2017) pagi.

Mulyono menjelaskan beberapa cara bisa dilakukan untuk pencegahan penularan penyakit pada anak. Yakni, meningkatkan asupan nutrisi.

Dalam hal ini meliputi, memberikan makanan yang bergizi dan kecukupan kalori, protein, vitamin, serta lemak tetap seimbang.

Selain itu, membiasakan anak untuk cuci tangan sebelum dan sesudah makan, atau setelah mereka beraktifitas di luar.

Ini merupakan kebiasaan sederhana yang sehat, serta dapat melindungi si kecil dari bibit penyakit. Ada pula membiasakan anak untuk memperhatikan etika batuk.

"Saat batuk, jangan biasakan anak menutupinya menggunakan tangan. Karena kan tidak tahu tangan mereka akan digunakan untuk berjabat tangan dengan siapa. Justru ini akan menyebarkan virus ke orang lain. Usahan ketika batuk tutupi menggunakan tisu, sapu tangan, atau ditutup menggunakan lengan bagian atas," terangnya.

Semantara itu, biasakan anak untuk tetap berolahraga meskipun udara dingin akibat hujan.

Kegiatan ini bisa diterapkan dengan melakukan kegiatan sederhana, misalnya membantu bersih-bersih rumah.

Dan yang terakhir adalah istirahat yang cukup. Minimal membiasakan anak untuk tidur siang, hal ini bisa membantu pertumbuhan anak tetap baik.

"Terkadang yang salah kaprah adalah orangtua tetap memberikan multivitamin ke anak tanpa ada indikasi apapun. Usahakan hal ini dihindari. Bisa beralih memberikan suplemen sejenis vitamin C, atau zinc, yang bisa bermanfaat untuk meningkatkan daya tubuh anak," kata Mulyono. (*)

Penulis: Nur Rochmah
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved