Liga 1
Pertandingan Persija Vs Persib di Manahan Solo, Tiket Diserahkan Full ke Jak Mania
Pertandingan big match liga 1, antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung, akan digelar di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11/2017)
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pertandingan big match liga 1, antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung, akan digelar di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11/2017).
Pertandingan besar sarat gengsi itu akan digelar mulai pukul 3 sore.
Panpel Persija, Arif Perdana Kusuma, saat menggelar jumpa pers pra pertandingan di Balai Persis Solo, Rabu (1/11/2017) menuturkan, ijin pertandingan tersebut telah diterbitkan oleh Polda Jateng pada 31 Oktober silam.
"Kapolda Jateng dan Polresta Solo telah memfasilitasi keamanan pertandingan ini," jelasnya.
Ia menjelaskan, pemilihan Stadion Manahan Solo sebagai lokasi pertandingan Persija melawan Persib, karena bagi Persija, Solo sudah seperti rumah mereka sendiri.
"Pemilihan di Stadion Manahan adalah karena karena Solo adalah rumah kedua kami. Dan kami juga pernah di musim-musim sebelumnya menggunakan stadion ini sebagai home base kami. Jadi kami familiar di sini," jelasnya.
Terkait tiket, ia menjelaskan, pihaknya telah membuat sebanyak 23 ribu tiket. Hanya saja, ia menambahkan, tiket tersebut tidak dijual secara umum.
"Kami tidak jual secara bebas, dan tidak pula secara online. Tiket kami serahkan full ke Jak Mania. Jadi kami pastikan tak akan ada Bobotoh maupun Viking yang datang ke stadion," ujarnya.
Arif menguraikan, harga masing-masing tiket di antaranya tiket ekonomi Rp 50 ribu, tiket VIP Rp 100 ribu, dan tiket VVIP Rp250 ribu.
"Sesuai imbauan Kapolda Jateng yang terbit tanggal 31 Oktober bahwa semua supporter Persib dilarang hadir ke kota Solo pada pertandingan tersebut," jelasnya.
Menurutnya, hal yang sama juga dilakukan Persib bandung pada saat Persija melakukan pertandingan away ke Bandung.
"Saat away, supporter kami juga tak boleh datang. Jadi ini sama perlakuannya," katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pengamanan selama pertandingan berlangsung adalah sebanyak 1.500 personel gabungan Polda Jateng dan Polresta Solo.
Dirinya pun mengaku kecewa karena Persija tak dapat bermain di Jakarta.
"Itu karena pihak keamanan di Jakarta mengatakan pertandingan tersebut akan rawan aksi anarkis. Jadi pihak keamanan tak memberikan ijin," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/arif-perdana-kusuma-kedua-dari-kiri_20171101_144347.jpg)