Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pernikahan Kahiyang Ayu Hasilkan 8 Ton Sampah, Ini Dia Jenis Sampahnya

Menurut Hasta, sampah-sampah itu dihasilkan selama dua hari yakni Selasa (7/11/2017) saat prosesi siraman, midodareni, hingga resepsi.

Tayang:
Penulis: akbar hari mukti | Editor: suharno
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan Suaminya Bobby Nasution berjalan saat akan memasuki Gedung Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/11/2017) malam. Resepsi pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution berlangsung dua kali, siang dan malam hari. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pernikahan putri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan kekasihnya, Bobby Nasution, Rabu (8/11/2017), meninggalkan sampah, hingga delapan ton.

Adapun, sampah tersebut didominasi oleh sisa dekorasi di lokasi kegiatan.

Begitu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Hasta Gunawan, Kamis (9/11/1017).

Baca: Begini Kisah Nelayan Tegal yang Mencari Ikan Hingga Laut Makassar, Mereka Tak Pulang Selama 40 Hari

Menurut Hasta, sampah-sampah itu dihasilkan selama dua hari yakni Selasa (7/11/2017) saat prosesi siraman, midodareni, hingga resepsi pernikahan Kahiyang-Bobby pada Rabu.

"Yang paling banyak adalah sisa dekorasi, kemudian disusul bungkus sisa makanan dan minuman. Sampai delapan ton," ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, sisa dekorasi yang dimaksudnya, di antaranya adalah bunga, daun, sterofoam, kayu, hingga pelepah pisang yang tidak terpasang.

Seluruh sampah tersebut menurutnya sudah dibersihkan oleh petugas sejak Rabu malam hingga Kamis pagi.

"Kami membersihkan area Graha Saba Buana. Sementara ruas Jalan Letjen Suprapto, di depan Graha Saba Buana sudah dibersihkan mulai Kamis dini hari," ujarnya.

Menurut Hasta, pada penyelenggaraan pesta pernikahan putri Presiden itu pihaknya menyiagakan sebanyak 57 petugas kebersihan.

Mereka, jelasnya, dibagi dalam dua shift.

Baca: Jelang 8 Besar, Persis Solo Dapat Dukungan dari Anak Kecil yang Merupakan Artis Youtube

Selain mengenakan seragam batik, para petugas, jelasnya, dilengkapi tanda pengenal khusus yang telah diterbitkan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).

"Petugas dibekali sapu lidi, dan serok sehingga apapun sampah di sekitar Graha Saba langsung bisa dibersihkan. Shift pagi pukul 05.00 hingga pukul 16.00. Sementara shift kedua dimulai pukul 16.00 hingga selesai,” jelas Hasta.

Lebih lanjut, disinggung mengenai sejumlah karangan bunga yang membanjiri ruas Jalan Letjen Suprapto, Hasta mengaku telah berkoordinasi dengan Satpol PP.

Instansi tersebut, katanya, berwenang menangani seribu karangan bunga yang dikirimkan berbagai pihak untuk menyelamati pernikahan Kahiyang-Bobby.

"Sebagian sudah diangkut, sisanya sudah diletakkan di lahan parkir Graha Saba Buana," ungkap Hasta.

Baca: Karut-Marut Juara Liga 1, Siapa Yang Disalahkan Terkait Lalainya Hukuman Akumulasi Sissoko?

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menegaskan, Pemkot Solo telah siap untuk mengantisipasi timbunan sampah pascahajatan.

"Kami sudah memberikan pengarahan kepada petugas kebersihan. Selama berlangsungnya prosesi pernikahan, mereka harus siaga. Jalan Letjen Suprapto harus tetap bersih karena acara itu dihadiri ribuan tamu," ujar Wali Kota.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved