Breaking News:

Jadi Destinasi Unggulan, Tahun Depan, Pemkot Semarang Bakal Kembangkan Desa Wisata Kandri

Kepala Disbudpar Kota Semarang, Masdiana Safitri mengatakan, pihaknya telah menganggarkan pengembangan di Desa Wisata Kandri pada 2018

Penulis: m zaenal arifin | Editor: bakti buwono budiasto
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ratusan warga memadati kawasan wisata Goa Kreo dalam acara "Kirab Sesaji Rewanda" yang beralamatkan di Jalan Raya Goa Kreo, Kandri, Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/7). Kirab sesaji rewanda merupakan napak tilas Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati pilihan di sekitar Goa Kreo, yang dihuni banyak monyet ekor panjang. Tradisi itu ditandai dengan sesaji gunungan buah-buahan untuk diberikan kepada monyet ekor panjang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang berusaha mengangkat berbagai destinasi wisata yang ada di Kota Semarang guna menunjang terwujudnya Heritage World 2020.

Untuk itu, Pemkot berkeinginan mengembangkan Desa Wisata Kandri sebagai satu ikon destinasi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Masdiana Safitri mengatakan, pihaknya telah menganggarkan pengembangan di Desa Wisata Kandri pada 2018.

"2018 nanti akan kami kembangkan lagi sehingga Desa Wisata Kandri menjadi destinasi unggulan," kata Masdiana, Jumat (10/11/2017).

Beberapa pengembangan yang dimaksud, Disbudpar Kota Semarang akan membangun beberapa homestay di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, kota Semarang, Jawa Tengah.

Baca: Dulu Jalur di Banjarnegara Ini untuk Gerilya Para Pejuang, Kini 450 Warga Lakukan Napak Tilas

Selain itu, juga akan membangun shuttle agar transportasi dapat menjangkau lokasi tersebut.

"Di samping itu, infrastruktur lain seperti pasar dan lainnya juga akan kami bangun. Sehingga, pada akhir 2018 nanti sudah layak dipakai untuk event yang mendatangkan wisatawan," paparnya.

Baca: Takut Bahaya Klorin dalam Pembalut, Ada Celana Dalam Khusus Menstruasi Ini

Menurut Masdiana, dari beberapa destinasi wisata di Kota Semarang yang potensial dan butuh pengembangan, Desa Wisata Kandri termasuk salah satunya.

Hanya saja, Masdiana enggan menyebut berapa anggaran yang dialokasikan untuk pengembangan itu.

Selain Desa Wisata Kandri, Disbudpar juga melakukan perbaikan di beberapa destinasi lain. Di antaranya kawasan Kota Lama, Tinjomoyo dan lainnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved