Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Keunikan Di Dunia

GELI, Ditanya Panjang Lebar oleh Polisi, Tersangka Ini malah Kentut Keras Berkali-kali

Geli memang. Seorang tersangka diinterogasi polisi dan ditanya panjang lebar tidak menjawab. Malah posisi duduknya miring ke kursi sebelah

Tayang:
Editor: iswidodo
BBC
Geli memang. Seorang tersangka diinterogasi polisi dan ditanya panjang lebar tidak menjawab. Malah posisi duduknya miring ke kursi sebelah, kemudian terdengar bunyi kentut keras berkali-kali. 

TRIBUNJATENG.COM - Geli memang. Seorang tersangka diinterogasi polisi dan ditanya panjang lebar tidak menjawab. Malah posisi duduknya miring ke kursi sebelah, kemudian terdengar bunyi kentut keras berkali-kali.

Akibat kentut itu polisi kemudian menghentikan interogasi.

Interogasi yang dilakukan polisi terhadap seorang pria 24 tahun di Kansas City, AS, berakhir sebelum waktunya. Tersangka bernama Sean Sykes Jnr menjawab pertanyaan itu dengan cara kentut, lapor media setempat.

Sean Sykes Jnr ditangkap kali kedua untuk pidana pemilikan senjata gelap dan obat bius.

Dia sebelumnya dibebaskan setelah ditangkap bulan September lalu, namun November ini kembali ditangkap dan dikirim ke tahanan.

Menyusul penangkapan terakhir ini, muncul rincian baru yang eksplosif tentang bagaimana berakhirnya interogasi terhadap Sykes bulan September lalu.

Menurut surat kabar Kansas City Star, dalam laporan detektif yang bertugas disebutkan bahwa Sykes "duduk miring ke arah satu sisi kursinya dan melepaskan kentut yang berbunyi keras" saat diminta alamatnya oleh polisi dalam interogasi pada bulan September itu.

"Sykes terus menerus kentut, dan saya pun mengakhiri interogasi," tulis sang detektif setelah pulih dari peristiwa yang mengguncangkan itu.

Saat itu Sykes mengaku tak tahu apa pun tentang senjata dan obat bius yang ditemukan, dan ia pun dibebaskan tanpa dikenakan pidana.

Namun ia ditangkap lagi bulan ini dengan tuduhan pidana terkait pemilikan senjata api ilegal dan kepemilikan kokain untuk dijual.

Laporan tentang interogasi yang eksplosif oleh masalah perut tersangka itu terungkap di pengadilan pekan lalu. (bbc)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved