Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jenazah Samukro Belum Ditemukan, Keluarga Sudah Gelar Tahlilan

Suasana duka tampak saat Tribunjateng.com bersama rombongan tim penyisir mengunjungi rumah keluarga Samukro (40) korban tenggelam di Sungai Gong

Bare Kingkin Kinamu

Laporan Wartawan Tribunjateng.com, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Suasana duka tampak saat Tribunjateng.com bersama rombongan tim penyisir mengunjungi rumah keluarga Samukro (40) korban tenggelam di Sungai Gong.

Rumahnya terletak di Penusupan RT 02/ RW 06, Pangkah, Kabupaten Tegal.

Ada tratak di depan rumahnya.

“Setiap hari kami berdoa, menggelar tahlilan,” tutur Casadi (49) kakaknya saat ditemui Tribunjateng.com di kediaman keluarga korban.

Keluarga masih berharap apa pun keadaannya nanti Samukro tetap ditemukan, bagaimana pun kondisinya.

“Namun bagaimana lagi, kami akan tetap lakukan pencarian atas bantuan warga setelah ini, saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu,” keterangan Casadi kepada Tribunjateng.com dan tim penyisir, Selasa (14/11/2017) pukul 15.14 WIB.

Pengakuan Casadi (49) kepada Tribunjateng.com, Samukro (40) setiap hari bekerja pemecah batu. Selain itu setiap hari Samukro setiap hari pergi ke sungai Gong saat sore.

Aktivitasnya ketika sore biasanya melakukan kegiatan MCK di sungai.

“Padahal di rumah ada kamar mandi, Samukro memang seringke sungai setiap hari. Kebiasaan sejak kecil,” imbuh Casadi kepada Tribunjateng.com dan rekan tim penyisiran.

Saat ditemui di rumah nya, Casadi mempersilakan tim penyisir minumm gelas miniral.

“Maaf hanya bisa menyuguhi ini saja,” tuturnya.

Nurman Mujianto (33) telah menuturkan kepada pihak keluarga jika hari ini merupakan hari akhir penelusuran. Tim penyisir sekaligus menyambaikan duka karena hingga hari ini belum menemukan Samukro.

“Kami juga telah melakukan cara lain untuk menemukan Samukro, kami langsung menelusur daerah yang kata masyarakat sekitar sini ada bau bangkai, siapa tahu juga Samukro meninggal di darat,” tutur Kakaknya.

Tidak ada firasat apa pun saat Samukro ijin untuk pergi ke sungai kepada orang tua. Karnadi (80), Bapak Samukro, menuturkan kepada Tribunjateng.com jika setiap hari Samukro memang ke sungai Gong.

Berdasarkan keterangan kakaknya, Samukro masih tinggal di rumah orang tua.

Sampai saat ini, Samukro masih belum menikah. Ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved