MENGAGETKAN, Ada 4.024 Anak di Kendal Tidak Rampung Sekolah

Angka tidak sekolah di Kendal menduduki peringkat kedua di Jawa Tengah. Tercatat, ada 4.024 anak yang tak menuntaskan pendidikan formal 12 tahun.

MENGAGETKAN, Ada 4.024 Anak di Kendal Tidak Rampung Sekolah
tribunjateng/dok
Bupati Kendal, Mirna Annisa, kaget saat Tribun Jateng menanyakan tingginya angka tidak sekolah 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Angka tidak sekolah di Kendal menduduki peringkat kedua di Jawa Tengah. Tercatat, ada 4.024 anak yang tak menuntaskan pendidikan formal 12 tahun.

"Data itu kami peroleh dari hasil survei peserta di 21 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar) di Kendal. Angkanya juga masih bisa bertambah karena dari 20 kecamatan, ada dua (kecamatan yang belum disurvei," terang Kasi Kelembagaan, Sarpras PAUD, dan Pendidikan Non-Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Alwi, Kamis (16/11).

Alwi mengatakan, jumlah ATS tersebut menempatkan Kendal di bawah Kabupaten Brebes yang memiliki angka tidak sekolah mencapai lebih dari 6.000 anak.

angka tidak sekolah di Kendal, Oktober 2017
angka tidak sekolah di Kendal, Oktober 2017 (tribunjateng/cetak)

"Ada dua faktor penyebab angka tidak sekolah, pertama ekonomi, kedua kenakalan remaja. Sulitnya akses ke sekolah dan kurangnya perhatian orangtua menjadi pendukung dua faktor itu," jelasnya.

Menurut Alwi, angka lama bersekolah di Kendal rata-rata 7,7 tahun. Padahal, gerakan pemerintah, minimal anak usia sekolah harus merampungkan pendidikan dasar 9 tahun bahkan 12 tahun.

"Biasanya, kelas dua SMP, mereka tak melanjutkan sekolah karena pengaruh buruk pergaulan remaja," kata Alwi.

Kendati demikian, tak semua anak usia sekolah tersebut putus di jenjang SMP. Alwi mengaku, belum merinci data tersebut berdasarkan usia.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Kendal, Mirna Annisa, kaget saat Tribun Jateng menanyakan tingginya angka tidak sekolah. "Wah, kamu kok bisa tahu? dapat data dari mana?" ujarnya heran.

Lantaran belum mengetahui data tersebut, Mirna berjanji mengecek ke Disdikbud Kendal. Dia juga bakal mencari solusi agar angka tidak sekolah itu turun.

"Kami akan cek. Nanti, akan kami cari solusi agar Kendal bisa keluar dari predikat memalukan itu," ujar Mirna. (tribunjateng/cetak/dap)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved