Breaking News:

Kanit SPKT Polrestabes Semarang: Kisah Warga yang Laporan Ini Membuat Kami Merasa Iba

Tak tanggung-tanggung, ibu itu berangkat dari Pemalang langsung ke Semarang karena mendapat kabar itu melalui telepon.

dok
Masyarakat melaporkan peristiwa di SPKT Polrestabes Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ada banyak cerita sedih, haru sekaligus kasihan yang masuk ke Kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.

Lagi-lagi kisah tersebut disebabkan oleh tindak penipuan berupa ancaman panggilan telepon.

Kanit SPKT Polrestabes Semarang AKP Budi Handoko pernah mendapat laporan yang membuat dirinya kasihan terhadap si pelapor.

Laporan itu belum lama masuk, sekitar sebulan yang lalu.

Saat itu, ia pernah mendapat laporan dari seorang ibu yang jauh-jauh berangkat ke Semarang karena mendapat kabar suaminya ditangkap oleh polisi.

Tak tanggung-tanggung, ibu itu berangkat dari Pemalang langsung ke Semarang karena mendapat kabar itu melalui telepon.

"Ibu itu ditelpon oleh seseorang yang mengaku sebagai polisi dan meminta transferan sebesar Rp 4 juta. Ibu itu langsung menuruti permintaan penelpon," papar Budi kepada Tribunjateng.com, Minggu (19/11/2017).

Baca: Kalian Backpacker, Ini Penginapan Murah di Semarang, Bisa untuk Beramai-ramai

Ibu tersebut lantas percaya karena saat dirinya menghubungi suami namun tak kunjung diangkat.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved