Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kasus Perampokan

Mau Salat Tahajud, Pengusaha Ini Disekap dan Digebuki Perampok, Harta dalam Rumah Dikuras

Kawanan perampok menggasak sejumlah barang berharga di rumah pengusaha jual beli mobil di Desa Peganjaran Kudus, Senin.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: iswidodo
tribunjateng/Rifqi Gozali
Kondisi rumah yang disatroni kawanan perampok di Desa Peganjaran, Bae, Kudus, Senin (20/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kawanan perampok menggasak sejumlah barang berharga di rumah pengusaha jual beli mobil di Desa Peganjaran RT 3 RW 2, Kecamatam Bae, Kudus, Senin (20/11/2017) dini hari.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, kawanan pelaku sekitar empat orang. Mereka
diduga membawa senjata api untuk menjalankan aksinya.

Diduga mereka masuk rumah pasangan Afrodi (50) dan Masroh (45) Senin dinihari, sekitar pukul 01.30 WIB. Melompat pagar kemudian congkel jendela.

Kondisi rumah yang disatroni kawanan perampok di Desa Peganjaran, Bae, Kudus, Senin (20/11/2017)
Kondisi rumah yang disatroni kawanan perampok di Desa Peganjaran, Bae, Kudus, Senin (20/11/2017) (tribunjateng/Rifqi Gozali)

Saat itu, pemilik mengetahuinya saat hendak salat tahajud.

"Pelaku menyekap dan mengikat pemilik rumah. Mereka minta ditunjukkan uang dan barang berharga yang disimpan," kata Asrofi (48) kakak kandung Masroh.

Kawanan perampok tersebut, lanjutnya, mengenakan penutup kepala dan sempat melukai pemilik rumah.

"Mereka (pemilik rumah) diancam pelaku yang diduga menggunakan senjata api. Tapu karena melawan, pemilik rumah sempat dilukai," katanya.

Dia mengatakan, Afrodi mengalami luka lebam di bagian mata kanan dan bagian dada. Sementara Masroh dipukul pakai palu di bagian belakang kepala.

"Afrodi berpura-pura pingsan hingga akhirnya bisa meloloskan diri kemudian meminta bantuan ke tetangga," katanya.

Korban (suami istri) dilarikan ke rumah sakit saat pihak kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Kurniawan Daeli menjelaskan, pihaknya sampai saat ini masih menyelidiki kasus yang menimpa warga di wilayah hukumnya.

"Kami masih selidiki kasus tersebut. Sampai saat ini pelaku masih kami buru," ujar Kurniawan.

Dalam kejadian tersebut, lanjutnya pelaku menggasak perhiasan beupa kalung, dan emas. Selain itu pelaku juga menggondol uang tunai yang merupakan kas musala senilai sekitar Rp 1,5 juta.

"Surat-surat berharga berupa BPKB mobil juga digasak pelaku," katanya.

Saat ini, tambahnya, korban sedang dirawat di RS Mardi Rahayu.

"Mereka harus menjalani perawatan intensif karena luka," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved