Rektor Kenang Perpustakaan UPGRIS Saat Pertama Kali Berdiri Hingga Peroleh Akreditasi A, Ini Katanya

Menurutnya, mereka telah bekerja ekstra memberikan layanan optimal dalam peningkatan daya minat baca di lingkungan kampus.

Rektor Kenang Perpustakaan UPGRIS Saat Pertama Kali Berdiri Hingga Peroleh Akreditasi A, Ini Katanya
TRIBUN JATENG/DENI SETIAWAN
Seorang mahasiswi memanfaatkan fasilitas OPAC untuk mencari buku-buku penunjang perkuliahan di UPT Perpustakaan Universitas PGRI (Upgris) Jalan Lingga Raya Nomor 8 Kompleks Kampus Upgris Semarang, Selasa (21/11/2017). Sebagai UPT yang berambisi menjadi perpustakaan digital itu, kemarin Senin (20/11/2017) meraih Akreditasi A dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rektor Universitas PGRI (UPGRIS) Semarang Muhdi berterima kasih kepada seluruh jajaran yang berada di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan UPGRIS.

Menurutnya, mereka telah bekerja ekstra memberikan layanan optimal dalam peningkatan daya minat baca di lingkungan kampus.

“Tidak menampik jika keberadaan sebuah perpustakaan di kampus sangat penting. Apalagi dari tahun ke tahun, gempuran era digital semakin sulit dikendalikan. Selalu ada sesuatu yang baru dan mau tidak mau harus diikuti,” kata Muhdi.

Bagi Muhdi, kepada Tribunjateng.com, Selasa (21/11/2017), perpustakaan adalah jantungnya universitas.

Baca: Hujan Deras Mengguyur, Tanah di Desa Negarajati, Kabupaten Cilacap Amblas Sedalam Satu Meter

Termasuk Perpustakaan UPGRIS yang telah menjadi tonggak keberhasilan kampus sejak awal dirintis bersamaan pendirian UPGRIS di 1981 silam.

“Dari yang awalnya sederhana, kini sudah terlihat megah dan berlantai lima. Karenanya, kami atas nama pimpinan, dari prestasi melalui raihan Sertifikat Akreditasi A tersebut, jadi modal dalam penguatan kembali terhadap UPGRIS di luar sana,” terangnya.

Menurutnya, sehebat apapun gempuran dunia serta digital tersebut, diyakini perpustakaan yang dimiliki tersebut tidak akan pernah punah.

Tetapi justru mampu membuktikan melalui berbagai pengembangan yang terus dilakukan dari tahun ke tahun.

Baca: Keren, PKK Kabupaten Kendal Sabet Juara Umum dalam Lomba Masak Ikan Tingkat Nasional

“Sekali lagi, perpustakaan itu bagian integral pendidikan, penelitian, maupun pengabdian terhadap masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Yang fungsinya juga sebagai pusat sumber pembelajaran para civitas di UPGRIS,” tandas Muhdi.

Apalagi, tambahnya, perpustakaan yang ada saat ini itu, tidak sekadar sebagai tempat mereka dalam mencari, membaca, maupun meminjam buku. Tetapi juga tersedia pula ruang untuk mereka saling berdiskusi hingga membedah karya-karya baik milik dosen ataupun mahasiswa itu sendiri.

Baca: Kasus Suami yang Menganiaya Istri di Kota Tegal, Polisi Sita Pisau Dapur, Palu Hingga Kayu

“Inilah UPGRIS, kualitas perguruan tinggi yang terbukti linear dengan berbagai fasilitas maupun sumberdaya di perpustakaannya. Sebagai sumber atau pusatnya informasi bagi siapapun. Tak hanya di internal tetapi juga masyarakat sekitar UPGRIS,” tandas Muhdi.(*)

Penulis: deni setiawan
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved