Longsor di Tembalang Masih Menutupi Saluran Air

Waluyo Joko Irianto bersama Widodo (45) Kasi Tantrib Desa Meteseh berkeliling mengecek titik yang longsor.

Longsor di Tembalang Masih Menutupi Saluran Air
TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA
Waluyo Joko Irianto (54) Kepala Desa Meteseh, Tembalang, Semarang meninjau lokasi longsor di Metwseh, Rabu (22/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Like Adelia

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Material tanah longsor di tebing yang berada di Jalan Profesor Suharso, Meteseh, Tembalang, Semarang, masih menutup bahu jalan, Rabu (22/11/2017) pukul 20.00 WIB.

Bahkan material tanah menghambat saluran air karena tertutup longsoran.

Sampai saat ini belum ada upaya menyingkirkan material karena cuaca masih hujan dan gelap.

"Tadi waktu mau disingkirkan belum sempat karena hujan terus dan Mahgrib juga," ujar Waluyo Joko Irianto (54), Kepala Desa Meteseh kepada Tribunjateng.com.

Baca: Divonis Tidak Bisa Berjalan Oleh Dokter, Pria Ini Malah Mampu Taklukkan Semeru dan Rinjani

Waluyo Joko Irianto bersama Widodo (45) Kasi Tantrib Desa Meteseh berkeliling mengecek titik yang longsor.

Menggunakan senter, Waluyo meninjau bekas longsoran dan bagian atas tebing.

Sebuah batang pohon tua tampak menopang lapisan tanah di atas.

"Biar besok dibersihkan bersama warga desa," lanjut Waluyo.

Baca: Ratusan Tempat Ibadah di Kota Solo Tidak Memiliki Izin Mendirikan Bangunan

Sebelumnya longsor kecil terjadi di tebing yang berada di Jalan Profesor Suharso, Meteseh, Tembalang, Semarang pada Rabu (22/11/2017) pukul 16.00.

Longsor diakibatkan hujan yang terus mengguyur wilayah ini sejak siang hari.(*)

Penulis: Like Adelia
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved