Kisah Riyan saat Tolong Warga Korban Banjir Bandang, Tak Sadar Kondisi Kakinya Sampai seperti Ini

Sebelum sungai meluap, Riyan sudah berteriak dan mengumumkan bahwa arus sungai Beringin semakin kencang dan berpotensi hancurnya tanggul

Kisah Riyan saat Tolong Warga Korban Banjir Bandang, Tak Sadar Kondisi Kakinya Sampai seperti Ini
Tribun Jateng/Reza Gustav Pradana
Umamah terluka dan ditolong tim P3K. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Riyan, seorang warga RT 02/03 Kauman, Mangkang Wetan, Kota Semarang menolong warga yang terkena banjir bandang dan mengevakuasi barang-barang seisi rumah-rumah.

Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang membuat air sungai Beringin meluap dan menyebabkan hancurnya tanggul setinggi 5 meter pada Rabu (22/11/2017) pukul 16.30 WIB.

Sebelum sungai meluap, Riyan sudah berteriak dan mengumumkan bahwa arus sungai Beringin semakin kencang dan berpotensi hancurnya tanggul.

Akhirnya, tanggul tersebut hancur dan mengakibatkan banjir bandang yang begitu kuat hingga merobohkan pohon-pohon pisang di tepi sungai dan menghancurkan isi rumah-rumah pemukiman bak tsunami.

Riyan segera menolong warga, anak-anak dan wanita yang menjadi prioritas.

Bahkan adik dari Mualif, pemilik rumah yang terletak di samping sungai persis, sedang hamil.

"Tadi saya wara-wara (pengumuman) kalau banjir bandang sudah hampir meluap. Maksud saya biar warga melarikan diri atau mencari tempat yang aman," ujar Riyan.

Setelah arus banjir bandang mulai mereda, Riyan mulai membantu warga dan mengamankan barang-barang penting di dalam rumah.

Kaki Riyan pun sempat terluka terkena serpihan pecahan kaca atau barang pecah belah.

Halaman
12
Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved