Banjir Bandang Semarang

Sejumlah Warga Mangkang Wetan Tidak Tidur Semalaman karena Rumah Kebanjiran

Sejumlah Warga Mangkang Wetan Tidak Tidur Semalaman karena Banjir. Kondisi jalan di sekitar kawasan SMP Hasanudin 5 tertutup lumpur.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Banjir yang menerjang permukiman warga Jalan Kauman RT 02 RW 03, Mangkang Wetan, Tugu, Kota Semarang, sudah surut, Kamis pagi (23/11/2017). Setelah tadi malam lokasi itu diterjang banjir bandang yang menghebohkan.

Sejumlah warga tidak tidur semalaman karena rumah kebanjiran, Rabu (22/11/2017) malam.

Masing-masing penghuni dan pemilik rumah membersihkan lumpur yang memasuki kediamannya.

Mereka berjibaku dengan genangan air dan sisa-sisa lumpur yang lengkat di rumah itu.

Kondisi jalan di sekitar kawasan SMP Hasanudin 5 di lingkungan RT 2 RW 3 sebagian besar tertutup lumpur.

Banjir yang menerjang permukiman warga Jalan Kauman RT 02 RW 03, Mangkang Wetan, Tugu, Kota Semarang, sudah surut, Kamis pagi (23/11/2017). Tinggal lumpur yang masih mengotori jalan dan rumah
Banjir yang menerjang permukiman warga Jalan Kauman RT 02 RW 03, Mangkang Wetan, Tugu, Kota Semarang, sudah surut, Kamis pagi (23/11/2017). Tinggal lumpur yang masih mengotori jalan dan rumah (tribunjateng/akhtur gumilang)

Japina (64) adalah satu di antara warga sekitar yang rumahnya diterjang banjir.

Ia mengaku tidak tidur semalaman karena harus segera bersihkan rumah begitu banjir surut.

"Saya belum tidur mas gara-gara harus nguras air dan lumpur. Kalau ditunggu kering bakal ga selesai-selesai. Lumpur dan airnya banyak masuk ke rumah soalnya," ungkap Japina kepada Tribunjateng.com, Kamis (23/11/2017) pagi.

Menurutnya, banjir masuk dari jendela rumah belakangnya.

Ia mengakatakan, jika diperkirakan dalamnya banjir mungkin setinggi dada orang dewasa.

"Karna saya pendek jadi sedada. Kalo kata warga sih setinggi satu meter," ucapnya tampak sedih.

Banjir yang menerjang permukiman warga Jalan Kauman RT 02 RW 03, Mangkang Wetan, Tugu, Kota Semarang, sudah surut, Kamis pagi (23/11/2017). Tinggal lumpur yang masih mengotori jalan dan rumah
Banjir yang menerjang permukiman warga Jalan Kauman RT 02 RW 03, Mangkang Wetan, Tugu, Kota Semarang, sudah surut, Kamis pagi (23/11/2017). Tinggal lumpur yang masih mengotori jalan dan rumah (tribunjateng/akhtur gumilang)

Hingga saat ini, dia mengaku belum mengantuk meski belum tidur semalaman.

Ia bersama keluarganya hanya ingin membersihkan terlebih dahulu rumahnya dari genangan air dan lumpur.

"Banyak warga di sini yang belum tidur. Mereka juga lebih mementingkan rumahnya bersih terlebih dahulu," papar Japina. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved