WOW! Kabupaten Semarang Kekurangan 1.350 Guru SD dan SMP

Kabupaten Semarang saat ini masih kekurangan sekitar 1.500 guru untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

WOW! Kabupaten Semarang Kekurangan 1.350 Guru SD dan SMP
tribunjateng/faisal affan
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kabupaten Semarang saat ini masih kekurangan sekitar 1.500  guru untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Guna menyiasati kekurangan tenaga pendidik ini, Dinas Pendidikan setempat mengoptimalkan para guru tidak tetap (GTT) yang ada.

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih mengungkapkan, sebanyak 463 SD di Kabupaten Semarang saat ini masih membutuhkan sekitar 1.200 guru. Sedangkan untuk SMP masih kekurangan guru sekitar 150 guru di 56 SMP.

"Itu semua di SD dan SMP negeri atau milik pemerintah. Upayanya kami optimalisasi guru tidak tetap yang ada di sekolah. Sebab, memang tidak mungkin membiarkan anak-anak telantar," kata Dewi, Jumat (24/11/2017).

Defisit guru sekolah negeri ini diakui Dewi terjadi setelah pemerintah pusat melakukan moratorium penerimaan PNS. Terakhir kali rekrutmen guru adalah pada tahun 2012.

"Sementara tiap bulan rata-rata guru yang pensiun 25 orang," ujar dia

Baca: VIRAL! Video Bocah 3 Tahun Asyik Merokok Beredar

Terkait kesejahteraan GTT ini, ujar Dewi, pemerintah daerah melalui APBD memberikan insentif Rp 500.000 setiap bulannya untuk GTT yang diangkat sebelum Desember 2009. Kemudian, bagi GTT yang diangkat setelah 2009, mereka mendapatkan insentif dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"GTT yang dapat insentif dari APBD jumlahnya sekitar 3.000-an. Kalau GTT yang diangkat setelah 2009, insentifnya dari dana BOS, tapi jumlahnya tidak seberapa," jelas dia.

Dewi tidak mengetahui sampai kapan moratorium penerimaan PNS formasi guru ini akan berakhir. Sedangkan kebutuhan di Kabupaten Semarang saat ini sebanyak 4.700-an guru.

"Untuk rekrutmen 2017 belum dan 2018 belum ada trontong-trontongnya (tanda-tanda)," ucap dia.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved