Kenalkan Street Soccer di HUT PGRI di Kudus

SMP Negeri 3 Kudus Jawa Tengah gelar pertandingan street soccer dalam peringatan Hari Jadi sekolah mereka sekaligus HUT PGRI ke 72

dwi layla

Laporan wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - SMP Negeri 3 Kudus Jawa Tengah gelar pertandingan street soccer dalam peringatan Hari Jadi sekolah mereka sekaligus HUT PGRI ke 72 dan Hari Guru Nasional 2017, Sabtu (25/11/2017).

Nampak lapangan bola basket sekolah dibatasi oleh papan sehingga berukuran 20 x 10 meter untuk dialihfungsikan menjadi lokasi permainan street soccer ini.

Terlihat satu di antara sembilan orang yang berada di lapangan tengah fokus memperhatikan jalannya permainan.

Beberapa kali pula para pemain terlihat memantulkan bola pada papan pembatas.

Kompetisi yang bernama 'Spegaku Competition' ini memang memilih street soccer, dibanding futsal ataupun sepak bola yang lebih dikenal oleh masyarakat.

Cucun Sulistyo (41), Ketua panitia 'Spegaku Competition' menuturkan bahwa dirinya beserta sekolah termotivasi untuk lebih memasyarakat olahraga yang termasuk dalam olahraga kreasi ini.

"Tahun 2016, Indonesia menjadi juara dunia dalam street soccer. Namun mirisnya tak banyak orang yang tahu hal itu."

"Sehingga kami berharap dapat mempertahankan prestasi itu. Satu di antaranya adalah melalui penyiapan bibit unggul sedini mungkin," tuturnya kepada Tribunjateng.com.

Bahkan kompetisi ini menjadi kompetisi street soccer pertama di Kabupaten Kudus Jawa Tengah yang digelar untuk tingkat SMP.

Permainan ini dinilai lebih safety, sebab terdapat peraturan no body contact di dalammya.

Respon masyarakat pun baik dan pelajar terlihat mempunyai antusias yang tinggi .

Permainan ini dilaksanakan dalam waktu 2 x 5 menit.

Taufik (14), seorang pemain dari SMP 1 Gebog menuturkan bahwa dirinya belum lama mengetahui street soccer.

"Saya baru tahu olahraga ini tatkala Gonzales datang ke Kudus tuk sosialisasi," tuturnya.

'Spegaku Competition' tahun ini merupakan pertandingan tingkat kabupaten, diikuti 15 sekolah tingkat SMP dengan 16 tim.

Masig-masing tim terdiri dari empat orang, dengan satu di antaranya sebagai keeper. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved