Asyik, Lapangan Bola Dirombak Jadi Taman Bumirejo Dilengkapi Teater Terbuka

Warga Banyumanik beberapa pekan lagi bakal memiliki ruang terbuka di Taman Bumirejo. Lokasi yang sebelumnya merupakan lapangan bola

Asyik, Lapangan Bola Dirombak Jadi Taman Bumirejo Dilengkapi Teater Terbuka
tribunjateng/rival almanaf
Pengendara sepeda motor melintas di depan proyek pembangunan Taman Bumirejo Banyumanik, Semarang, Sabtu (25/11/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Warga Banyumanik beberapa pekan lagi bakal memiliki ruang terbuka di Taman Bumirejo. Lokasi yang sebelumnya merupakan lapangan bola itu dirombak menjadi area publik yang dilengkapi teater terbuka.

Pengerjaan taman tersebut mulai berlangsung.

Pantauan Tribunjateng.com di lokasi pembangunan, Sabtu (25/11), jogging track yang dibangun mulai terlihat melingkari lapangan. Beberapa kursi taman juga sudah terpasang. Sementara, panggung teater terbuka dibuat memiliki latar Pagoda Avalokitesvara.

"Kami bakal lebih mudah mengakses tempat untuk berolahraga, ada tempat larinya, bahkan rumput lapangannya juga dipercantik," kata Fery Pian (29), warga Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Sabtu.

Sebelumnya, untuk berolahraga, dia dan warga lain harus pergi ke lapangan Kodam Diponegoro. Sebelumnya, Lapangan Bumirejo hanya bisa dimanfaatkan untuk bermain bola.

Kabid Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan Kota Semarang, Jaiz Suyono, mengatakan, pembangunan Taman Bumirejo diharapkan rampung sebelum 1 Januari 2018.

"Jadi, harapannya, bisa segera dimanfaatkan warga untuk berkegiatan. Desainnya memang kami buatkan juga panggung teater terbuka berlatar satu maskot Kota Semarang (Pagoda Avalokitesvara)," jelas Jaiz.

Menurut Jaiz, paket pekerjaan Taman Bumirejo Banyumanik itu didanai APBD Kota Semarang Tahun 2017. "Nomor kontraknya tertanggal 15 September 2017, waktu pelaksanaan 105 hari kalender, dengan biaya sekitar Rp 4,3 miliar," ujarnya.

Tahun ini, Dinas Perumahan Pemkot Semarang tak hanya membangun Taman Bumirejo di Banyumanik. Ada tiga lainnnya yang diharapkan rampung sebelum Desember 2017 berakhir.

"Ada empat yang sudah mencapai 80 persen, yaitu Taman Bumirejo, Taman Setyaki, dan dua lagi saya ndak hafal karena ada 21 taman yang masuk rencana pembangunan," jelas Jaiz.

Menurut Jaiz, selain empat taman yang diperkirakan rampung tahun ini, 17 lainnya akan dibangun tahun depan. Jaiz mengatakan, pembangunan sebenarnya bisa dilakukan lebih cepat. "Saya juga berharap bisa cepat selesai namun hujan sudah mulai rutin dan itu memang sedikit menghambat pekerjaan," beber Jaiz.

Informasi yang diterima Tribun Jateng, 21 taman yang masuk dalam perencanaan pembangunan Dinas Perumahan 2017-2018 adalah, Taman Bumirejo, Taman Setyaki, dan Taman Bangetayu.

Ada juga Taman Halmahera, Taman Brumbungan, Taman Kedondong, Taman Unta, Taman Wilys, Taman Merapi, serta Taman Jenderal Sudirman. Selian itu, ada juga Taman Banjir Kanal Barat, Taman Ronggolawe, Taman Ngaliyan, Taman Sumurrejo, Taman Tugu, dan Taman Jatirejo.

Dinas Perumahan juga memasukkan Taman Mijen, Taman Palebon, Taman Meteseh, Taman Jatisari, dan taman di Balai Kota dalam rencana pembangunan. (tribunjateng/cetak/val)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved