Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Semarang Hebat

WOW! Kota Semarang Dinobatkan Salah Satu Kota Terbaik Ramah Pejalan Kaki

Kota Semarang disebut ITDP sebagai salah satu dari 5 kota di Indonesia paling ramah pejalan kaki.

Tayang:
Penulis: galih permadi | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Walikota Hendi Berjalan Kaki di Jalur Pedestrian Imam Bonjol 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Menurut riset yang dilakukan oleh Stanford University kepada 700.000 orang di seluruh dunia, Indonesia disebut sebagai negara yang masyarakatnya paling malas berjalan kaki.

Hal ini karena dalam riset tersebut ditemukan fakta bahwa orang indonesia rata-rata hanya berjalan 3.513 langkah setiap hari.

Sangat jauh bila dibandingkan dengan masyarakat Hongkong yang mencapai 6.880 langkah per harinya.

Untuk itu hal ini menjadi perhatian Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, agar dapat mendorong perubahan masyarakat agar lebih mau aktif berjalan kaki.

Pasalnya, Wali Kota Semarang yang biasa akrab disapa Hendi ini berkeyakinan bahwa dengan merubah kultur masyarakat tersebut, dapat mengurangi potensi kemacetan yang terjadi di kota-kota besar seperti Kota Semarang.

Dan dalam upaya tersebut. Hendi pun terus melakukan revitalisasi serta penambahan jalur pedestrian di Kota Semarang, agar pejalan kaki dapat lebih nyaman saat bepergian.

"Intinya merubah infrastruktur untuk merubah kultur, sehingga tolok ukur pembangunannya tidak hanya fisik saja, tetapi juga manfaatnya," jelas pria yang pada tahun ini mendapatkan penghargaan Perencana Kota Internasional dari Singapore Institute Of Planners dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (26/11/2017).

Upaya tersebutpun mendapat respon positif dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari lembaga nirlaba Institute For Transformation and Development Policy (ITDP) Indonesia.

Dalam sebuah rilis yang ada pada situs direktori wisata WeGo, Kota Semarang disebut ITDP sebagai salah satu dari 5 kota di Indonesia yang paling ramah pejalan kaki.

Kota Semarang sendiri bersanding dengan kota-kota lain di Indonesia seperti Bogor, Solo, Malang, dan Jambi.

Masuknya Kota Semarang sebagai salah satu yang terbaik disebut karena lengkapnya 'street furniture' di jalur pedestrian seperti pot bunga, taman, kursi, dan lampu untuk memberi kenyamanan bagi pejalan kaki.

Sejumlah ruas jalan di Kota Semarang yang menjadi contoh di antaranya adalah jalur pedestrian di Jalan Veteran, Jalan Diponegoro, Jalan Madukoro, serta Jalan Imam Bonjol Semarang.

Terkait hal tersebut, Wali Kota Hendi menambahkan selain street furniture, untuk merangsang masyarakat untuk berjalan kaki, Pemerintah Kota Semarang juga menyediakan layanan wifi gratis yang tersebar di 120 titik.

"Jadi untuk pejalan kaki yang mau duduk-duduk di kursi, kita sediakan wifi gratis untuk lebih nyaman", tambah Hendi.

Secara rinci, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyebutkan jika pada tahun 2017 ini tidak kurang dari 6.000 meter jalur pedestrian baru dibangun di Kota Semarang.

Angka tersebut merupakan lompatan yang sangat besar bila dibandingkan total jalur pedestrian Kota Semarang pada tahun 2016 yang hanya berkisar 3.000 meter saja.

"Dan sesuai arahan Pak Wali, jalur pedestrian yang dibangun kita buat semenarik mungkin serta seaman dan senyaman mungkin agar bisa merangsang masyarakat untuk mau berjalan kaki," jelas Iswar.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved