Saat Rektor UPGRIS Main Wayang Orang Jadi Prabu Destarastra , Begini Jadinya

Bambang Kumbayana setelah ngejawa merasa kecewa lantaran dipermalukan sahabatnya sendiri, Raden Sucitra (Prabu Drupada).

Saat Rektor UPGRIS Main Wayang Orang Jadi Prabu Destarastra , Begini Jadinya
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengadakan pagelaran wayang wong yang mengambil tema "Sang Guru Sejati" yang berlangsung di Balairung, Senin (27/11). Acara ini adalahsalah satu bentuk untuk memperingati HUT ke 72 PGRI dan Hari Guru Tahun 2017, selain itu Rektor UPGRIS Muhdi juga ikut memerankan tokoh pewayangan yang memerankan sebagai Prabu Destarastra dalam pementasan wayang wong. (Tribun jateng/ Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bambang Kumbayana setelah ngejawa merasa kecewa lantaran dipermalukan sahabatnya sendiri, Raden Sucitra (Prabu Drupada).

Bahkan, badannya dirusak oleh Patih Gandamana.

Namun hal tersebut tidak membuat dendam Bambang Kumbayana.

Justru, dia membuatkan padepokan di tepian Sungai Swilungga, yang kemudian diberi gelar Pendita Durna.

Mendengar anak-anak Raja Hastina Hastina, antara para Kurawa dan Pandawa tidak rukun, Pendita Durna mencoba keberuntungan untuk melamar menjadi guru bagi para anak-anak Raja Hastina.

Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengadakan pagelaran wayang wong yang mengambil tema
Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengadakan pagelaran wayang wong yang mengambil tema "Sang Guru Sejati" yang berlangsung di Balairung, Senin (27/11). Acara ini adalahsalah satu bentuk untuk memperingati HUT ke 72 PGRI dan Hari Guru Tahun 2017, selain itu Rektor UPGRIS Muhdi juga ikut memerankan tokoh pewayangan yang memerankan sebagai Prabu Destarastra dalam pementasan wayang wong. (Tribun jateng/ Hermawan Handaka) (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Hal itu justru menjadi bahan tertawaan karena tubuhnya cacat.

Setelah melihat keahliannya memanah dan kanuragan, Pendita Durna oleh Prabu Destarastra diangkat menjadi guru bagi anak-anak Raja Hastina.

Baca: Wow, Pemkot Semarang Bakal Percantik Hutan Wisata Tinjomoyo, Siapkan Gazebo Hingga . . .

Setelah murid-muridnya terampil Pendita Durna ingin mencoba kekuatannya, diberi tugas untuk menangkap Prabu Drupada dan Patih Gandamana di negara Pancala.

Halaman
123
Penulis: deni setiawan
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved