Sedotan Ternyata Punya Sejarah Panjang Lho! Begini Ceritanya . . .

orang yang pertama kali menggunakan sedotan adalah orang Sumeria yang mendiami wilayah Irak sekitar 4.000-5.000 tahun lalu.

KOMPAS.COM
ILUSTRASI 

 
TRIBUNJATENG.COM - Sadar nggak sadar sedotan selalu ada di manapun dan kapanpun.

Tapi, penasaran nggak sih bagaimana sejarah benda yang bermanfaat ini?

Dilansir dari Bobo, orang yang pertama kali menggunakan sedotan adalah orang Sumeria yang mendiami wilayah Irak sekitar 4.000-5.000 tahun lalu.

Waktu itu, sedotan berupa potongan jerami atau batang rumput yang disebut ryegrass.

Saat itu, mereka menggunakan sedotan untuk minum-minuman berempat agar bubuknya tidak terminum.

Baca: Indonesia Gagal Tembus 10 Besar Miss Universe 2017, Asia Diwakili Dua Negara Ini

Akibatnya malah ada rasa rumput dalam minuman itu.

Lalu, Marvin Stone pada 1988 mulai membuat sedotan dari lembaran kertas yang digulung pada pensil, lantas ujugnya dilem dan dicelupkan ke paraffin agar awet.

Setahun kemudian, ia mematenkan temuannya itu dan mendirikan pabrik sedotan.

Baca: Mengatasi Banjir Sungai Bringin Cukup dengan Normalisasi saja? Tentu Tidak

Benda ini pun terus berkembang sampai terbuat dari plastik.

Pada 1930-an, sedotan yang dapat dibengkokan diciptakan Joseph B. Friedman di Amerika Serikat.

Idenya muncul dari anaknya yang sulit minum dari gelas tinggi.

Baca: Januari Barito Bebas PKL Dipindah ke Pasar Klitikan Penggaron

Sekarang, nggak cuma lurus atau bisa dibengkokan di ujungnya aja, sedotan sudah makin berkembang kreatif.

Muncul sedotan berbentuk spiral, ada tambahan hiasan, dll. Bahkan fungsinya pun bertambah menjadi gelang, kalung, tirai, dan lainnya. (hai-online)

Sumber: Grid.ID
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved